Rusia Sentil Keras AS yang Ancam ICC karena Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:43 WIB
loading...
Rusia Sentil Keras AS...
Rusia sentil keras reaksi AS yang mengancam akan jatuhkan sanksi terhadap ICC gara-gara pengadilan tersebut menargetkan PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia menyentil keras Amerika Serikat (AS) yang mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap ICC yang berniat menangkap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Kepala Jaksa ICC Karim Khan sudah meminta surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, dan tiga petinggi Hamas.

Netanyahu dan Gallat jadi target ICC atas kejahatan perang di Gaza. Sedangkan tiga petinggi Hamas juga jadi target ICC atas tuduhan pembunuhan ratusan warga sipil Israel dalam serangan 7 Oktober 2023.

Baca Juga: ICC Akhirnya Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Ditangkap atas Kejahatan Perang di Gaza

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan keterkejutannya atas reaksi keras Washington terhadap mosi ICC (Pengadilan Kriminal Internasional yang meminta surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu.

“Situasinya sangat menarik dengan sikap Amerika Serikat, dan kesiapannya untuk menggunakan metode sanksi bahkan terhadap ICC. Sangat menarik,” kata Peskov kepada wartawan pada hari Selasa, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Rabu (22/5/2024).

Peskov mencatat bahwa Rusia tidak mengakui keputusan ICC, namun mengamati dengan cermat perkembangannya.

Baik Israel maupun sekutu utamanya; AS, mengutuk pengumuman ICC tersebut, dan Presiden Joe Biden pada hari Senin mengecamnya sebagai hal yang “sangat keterlaluan".

Netanyahu mencap keputusan Kepala Jaksa ICC itu “tidak masuk akal", dan mengEklaim bahwa keputusan tersebut “merusak hak setiap negara demokrasi untuk membela diri.”

Dia juga mencatat bahwa pengadilan tersebut tidak memiliki yurisdiksi atas Israel.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Washington pada dasarnya menolak upaya “memalukan” untuk menyamakan Israel dengan Hamas.

Senator AS Lindsey Graham melangkah lebih jauh, berjanji pada hari Senin untuk terburu-buru bekerja dengan anggota parlemen untuk menjatuhkan sanksi yang memberatkan terhadap ICC.

Israel bukan anggota ICC dan tidak mengakui yurisdiksi pengadilan tersebut, namun Negara Palestina bergabung dengan organisasi tersebut pada tahun 2015.

AS adalah salah satu pendiri ICC, namun Kongres tidak pernah meratifikasi Statuta Roma.

Rusia, China, India, india, Arab Saudi, dan puluhan negara lainnya juga tidak menerima yurisdiksi pengadilan tersebut.

Namun, sekitar 124 negara di seluruh dunia telah menandatangani dan meratifikasi Statuta Roma, termasuk semua negara anggota Uni Eropa dan semua kandidatnya, kecuali Ukraina dan Türki.

Jika surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant dikeluarkan, hal ini akan sangat mempersulit pemimpin Israel tersebut untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
Terungkap, PM Israel...
Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Pernah Dipukul Putranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved