5 Fakta Kecelakaan Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
5 Fakta Kecelakaan Helikopter...
Helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi lepas landas, dekat perbatasan Iran-Azerbaijan, 19 Mei 2024. Helikopter yang membawa Raisi kemudian jatuh. Foto/Ali Hamed Haghdoust/IRNA/WANA/REUTERS
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Ebrahim Raisi dilaporkan tewas dalam kecelakaan helikopter pada Minggu (19/5/2024).Menurut sejumlah sumber, helikopter maut itu jatuh di provinsi Azerbaijan Timur, utara Iran.

Tak hanya Raisi, insiden ini juga menewaskan sejumlah pejabat senior Iran yang turut menumpangi helikopter tersebut.

Kabar meninggalnya Ebrahim Raisi telah menarik perhatian dunia internasional. Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejumlah fakta sementara tentang kecelakaan yang menewaskan Presiden Iran itu.

Fakta Kecelakaan Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi

1. Ada 7 Pendamping Ebrahim Raisi di Helikopter Maut


Pada insiden yang terjadi, Presiden Ebrahim Raisi tak sendirian. Dalam perjalanannya, ia ditemani sekitar tujuh orang pejabat Iran lain.

Mengutip Al Jazeera, para pendamping tersebut termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati hingga Ayatollah Mohammad Ali Al-Hashem, perwakilan Pemimpin Iran Khamenei untuk Azerbaijan Timur.

Kemudian, Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami mengidentifikasi sisa korbannya.

Di antaranya seperti Brigjen IRGC Mohammad Mehdi Mousavi selaku kepala tim keamanan presiden, pilot Kolonel Mohsen Daryanush dan Kolonel Seyyed Taher Mostafavi, serta teknisi Mayor Behrouz Qadimi.

2. Tujuan Awal Ebrahim Raisi


Presiden Iran Ebrahim Raisi sempat terbang ke provinsi paling barat laut Azerbaijan Timur pada Minggu pagi.

Tujuannya untuk meresmikan bendungan Qiz Qalasi dan Khoda Afarin, proyek pembangkit listrik tenaga air gabungan dengan negara tetangga Azerbaijan di sungai Aras.

Pada agenda ini, ia ditemani Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev yang sempat mengucapkan “perpisahan persahabatan” sebelum helikopter meninggalkan area bendungan dan terbang menuju kota Tabriz. Menurut jadwal berikutnya, Raisi seharusnya akan meresmikan proyek kilang minyak Tabriz.

3. Lokasi Jatuh Helikopter


Kecelakaan helikopter yang membawa rombongan Ebrahim Raisi terjadi di kawasan lindung Dizmar, koridor satwa liar yang melintasi perbatasan dengan Azerbaijan.

Menurut televisi pemerintah, Dizmar tiba-tiba mengalami cuaca buruk yang diduga menyebabkan kecelakaan. Sebagai tambahan, helikopter yang ditumpangi Raisi adalah Bell 212.

4. Reaksi Pemimpin Tertinggi Iran


Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei turut berduka atas kecelakaan helikopter yang menewaskan Raisi. Ia pun memutuskan lima hari berkabung di Iran.

Lebih jauh, Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber akan ditunjuk menjadi sebagai presiden sementara sesuai dengan konstitusi. Nantinya, pemilihan presiden baru diadakan dalam waktu 50 hari.

5. Tanggapan Dunia Internasional


Dunia internasional turut memberi tanggapan atas meninggalnya Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter.
Negara-negara seperti Rusia, Turki dan India telah menyatakan keprihatinan dan menawarkan bantuan setelah muncul laporan helikopter yang membawa Raisi hilang.

Proksi regional Iran juga menyampaikan belasungkawa. Hamas berduka atas Raisi dan menyebutnya sebagai “pendukung terhormat”, sementara Hizbullah memujinya sebagai “pendukung kuat dan pembela setia perjuangan.”

Di sisi lain, Amerika Serikat belum memberikan komentar secara terbuka atas insiden tersebut.

Itulah sejumlah fakta sementara yang diketahui tentang insiden kecelakaan helikopter yang ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi.

Baca juga: Netanyahu Murka ICC Ingin Menangkap Dia dan Menhan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved