Menkeu Inggris: Ancaman Kirim Kapal Induk Merumitkan Hubungan dengan China

Jum'at, 22 Februari 2019 - 04:37 WIB
Menkeu Inggris: Ancaman...
Menkeu Inggris: Ancaman Kirim Kapal Induk Merumitkan Hubungan dengan China
A A A
LONDON - Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris Philip Hammond mengakui ancaman pengerahan kapal induk ke wilayah Pasifik telah merumitkan hubungan negaranya dengan China. Ancaman itu sebelumnya dilontarkan Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson.

Ketika Inggris bersiap untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit) pada akhir bulan depan, yang merupakan perubahan kebijakan luar negeri dan perdagangan terbesarnya dalam lebih dari 40 tahun, Inggris berupaya memperkuat hubungan diplomatik dan hubungan dagang dengan negara-negara di seluruh dunia.

Awal bulan ini Williamson mengatakan Inggris akan menggunakan kekuatan militer untuk mendukung kepentingannya setelah Brexit dan menguraikan rencananya untuk mengerahkan kapal induk baru ke Pasifik, di mana London telah berusaha untuk menunjukkan pengaruhnya dalam hubungannya dengan China.

Media Inggris melaporkan bahwa China telah membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Hammond karena kesal dengan pidato Williamson yang berisi ancaman tersebut.

Ketika ditanya langsung di radio BBC apakah hubungan itu dirusak oleh ancaman Williamson, Hammond mengatakan; "Ini adalah hubungan yang kompleks dan belum dibuat lebih sederhana oleh kekhawatiran China tentang penyebaran Angkatan Laut Kerajaan di Laut China Selatan."

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan pidato itu telah diselesaikan sebelumnya oleh departemen yang dipimpin Hammond dan Kantor Perdana Menteri.

Ekspor dan impor Inggris ke China mencapai rekor tertinggi pada tahun 2017. China adalah pasar ekspor keenam terbesar Inggris pada tahun itu, senilai 22,3 miliar poundterling dan sumber impor terbesar keempatnya, senilai 45,2 miliar poundsterling. Data ini berasal dari House of Commons Library.

Hammond dilaporkan menghentikan perjalanan di tengah amarah di Beijing atas rencana Williamson untuk mengirim kapal induk baru, HMS Queen Elizabeth, ke Pasifik.

Dalam pidatonya, Mr Williamson mengumumkan bahwa misi pertama dari kapal induk HMS Queen Elizabeth akan mencakup pekerjaan di wilayah Mediterania, Timur Tengah dan Pasifik.

Pada bulan Agustus tahun lalu, sebuah kapal perang Inggris berlayar dekat ke Kepulauan Paracel yang diklaim oleh China di Laut China Selatan, yang memicu kemarahan Beijing.

Hammond mengatakan dia kecewa karena orang China bereaksi marah atas komentar Williamson.

"Ini sepenuhnya prematur, kapal induk tidak akan berada dalam kesiapan operasional penuh untuk beberapa tahun lagi, tidak ada keputusan yang dibuat atau bahkan dibahas tentang di mana penempatan awal memungkinkan," kata Mr Hammond, dikutip Reuters, Jumat (22/2/2019).

Ditanya apakah Williamson harus dikekang, dia mengatakan; "Saya pikir sangat penting bagi kita untuk mengelola hubungan ini dengan China dengan sangat hati-hati."
(mas)
Berita Terkait
Terungkap, Kapal Induk...
Terungkap, Kapal Induk Inggris Kejar Kapal Selam China
Kapal Induk Terbesar...
Kapal Induk Terbesar Inggris Sambangi Jepang yang Cemas dengan China
Inggris Akan Kirim Kapal...
Inggris Akan Kirim Kapal Induk ke Laut China Selatan, China Ancam Bertindak
Abaikan Kemarahan China,...
Abaikan Kemarahan China, PM Inggris Bela Pengerahan Kapal Induk ke Laut China Selatan
Gertak Rusia dan China,...
Gertak Rusia dan China, Kapal Induk Paling Mematikan Inggris Manuver Besar-besaran
Spesifikasi Kapal Induk...
Spesifikasi Kapal Induk HMS Queen Elizabeth yang Pernah Melacak Kapal Selam Mata-mata China
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
22 menit yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
39 menit yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
56 menit yang lalu
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
1 jam yang lalu
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved