Imam Mohammad Ali Al-Hashem Sempat Kecelakaan selama 1 Jam, Berusaha Cari Bantuan, tapi Akhirnya Meninggal

Senin, 20 Mei 2024 - 19:36 WIB
loading...
Imam Mohammad Ali Al-Hashem...
Evakuasi helikopter yang mengangkut presiden Iran dan sejumlah pejabat berlangsung rumit. Foto/AP
A A A
TEHERAN - Ketika evakuasi dan proses penyelamatan jenazah terus berlanjut, ternyata misteri kecelakaan helikopter tersebut terungkap. Gambaran mengerikan pun mulai terbentuk.

Salah satu penumpang di dalam helikopter adalah Mohammad Ali Al-Hashem, Imam Sholat Jumat Tabriz, kota yang dituju konvoi tersebut.

Menurut Mohammad Nami, kepala Badan Manajemen Krisis Iran , Al-Hashem selamat selama satu jam setelah kecelakaan itu. Al-Hashem bahkan mencoba menghubungi kantor presiden.

“Tidak diperlukan tes DNA untuk mengidentifikasi para penumpang,” kata Nami, dilansir BBC. Total sembilan orang termasuk awak pesawat tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut.

Melansir Al Jazeera, Al-Hashem juga merupakan perwakilan pemimpin tertinggi di provinsi Azerbaijan Timur. Ale-Hashim juga merupakan anggota dewan provinsi Dewan Kemanfaatan dan wakil provinsi di Majelis Ahli.

Mayat-mayat tersebut dipindahkan ke kota Tabriz tempat helikopter presiden menuju sebelum jatuh. Begitu jenazah tiba di Tabriz, akan dilakukan otopsi.

Baca Juga: Ali Bagheri Kani Ditunjuk sebagai Plt Menlu Iran

Al Jazeera memperkirakan upacara kenegaraan pertama akan diadakan di Tabriz. Setelah itu, jenazah diperkirakan akan dipindahkan ke ibu kota negara, Teheran, tempat pejabat negara dan masyarakat akan memberikan penghormatan.

Kemudian, Al Jazeera memperkirakan jenazah akan dipindahkan ke kota Masyhad karena dua alasan: pertama, kota tersebut adalah kampung halaman Presiden Ebrahim Raisi yang lahir dan besar di sana dan karir politiknya dimulai di sana; dan kedua, kota Masyhad adalah pusat keagamaan terpenting di Iran.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved