Tidak Ada Panggilan Mayday dari Pilot Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi, Kenapa Itu Bisa Terjadi?

Senin, 20 Mei 2024 - 14:26 WIB
loading...
Tidak Ada Panggilan...
Tidak ada panggilan Mayday dari pilot Helikopter Presiden Iran. Foto/AP
A A A
TEHERAN - Hal yang misterius dari kecelakaan helikopter yang ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi adalah tidak ada panggilan Mayday. Itu menimbulkan banyak tanda tanya yang serius. Banyak pihak menilai itu menunjukkan masalah pengendalian yang serius.

Analis penerbangan Kyle Bailey mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kurangnya komunikasi dari pilot helikopter atau anggota awak penerbangan lainnya tidak diragukan lagi bahwa ada “masalah pengendalian yang serius”.

Dia mengatakan bahwa jika sebuah helikopter mengalami masalah teknis serius di tengah penerbangan, tugas pertama pilot adalah “menjaga agar pesawat tetap terbang, dan komunikasi akan menjadi prioritas kedua”.

“Kami pada dasarnya tidak melihat komunikasi apa pun… karena pilot mungkin hanya fokus untuk mendaratkan helikopter atau menjaganya tetap di udara,” ungkap Bailey, dilansir Al Jazeera.

Analis tersebut juga menjelaskan, tampaknya dari helikopter yang terbelah menjadi dua bagian, rotor ekornya kemungkinan besar terpotong, dan hal itu disebabkan oleh baling-baling utama yang mengenai ekornya.

Dia mengatakan hal ini mungkin disebabkan oleh gaya aerodinamis yang tercipta saat pilot sedang bermanuver untuk mendaratkan helikopter atau mungkin karena masalah teknis.

Kemungkinan lainnya, kata dia, adalah kegagalan rotor ekor.

Baca Juga: Operasi Penyelamatan Helikopter Presiden Iran Melibatkan Drone dan Anjing Pelacak

“Jika kita melihat gerakan spiral di mana helikopter berputar 360 derajat, searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam, itu bisa menunjukkan bahwa rotor ekornya rusak, dan… akan lepas kendali”.

Bailey mengatakan kondisi cuaca buruk dan medan pegunungan juga bisa berkontribusi terhadap kecelakaan fatal tersebut.

Sebelumnya, Presiden Iran Ebrahim Raisi, menteri luar negeri negara itu, dan sejumlah pejabat lainnya ditemukan tewas di lokasi kecelakaan helikopter setelah pencarian selama berjam-jam di wilayah pegunungan berkabut di barat laut negara itu.

IRNA melaporkan, TV pemerintah tidak memberikan penyebab langsung atas jatuhnya pesawat di provinsi Azerbaijan Timur, Iran. Bersama Raisi hadir pula Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian, gubernur provinsi Azerbaijan Timur Iran, serta pejabat dan pengawal lainnya.

Pihak berwenang Turki pada Senin pagi merilis apa yang mereka gambarkan sebagai rekaman drone yang menunjukkan apa yang tampak seperti kebakaran di hutan belantara yang mereka “duga adalah puing-puing helikopter.” Koordinat yang tercantum dalam rekaman menunjukkan kebakaran terjadi sekitar 20 kilometer (12 mil) selatan perbatasan Azerbaijan-Iran di sisi gunung yang curam.

Rekaman yang dirilis oleh IRNA Senin pagi menunjukkan apa yang digambarkan badan tersebut sebagai lokasi jatuhnya pesawat, di seberang lembah curam di pegunungan hijau. Tentara yang berbicara dalam bahasa lokal Azeri berkata: “Itu dia, kami menemukannya.”

Tak lama setelah itu, TV pemerintah melalui teks di layar berbunyi: “Tidak ada tanda-tanda kehidupan dari orang-orang di dalam pesawat.” Laporan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut, namun kantor berita semi-resmi Tasnim menunjukkan tim penyelamat menggunakan drone kecil untuk terbang di atas lokasi tersebut, dan mereka berbicara satu sama lain dan mengatakan hal yang sama.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Presiden Iran Tewas...
Presiden Iran Tewas Kecelakaan Helikopter, Sabotase Israel?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved