alexametrics

Inggris Tumpuk Militer di Arktik untuk Melawan Aktivitas Rusia

loading...
Inggris Tumpuk Militer di Arktik untuk Melawan Aktivitas Rusia
Para tentara Rusia saat latihan militer di wilayah Arktik. Foto/REUTERS/File Photo
A+ A-
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengumumkan pada hari Minggu bahwa kehadiran militer negaranya di Kutub Utara atau Arktik akan ditingkatkan. Tujuannya, untuk melawan aktivitas Rusia di wilayah tersebut.

"Apakah itu mempertajam keterampilan kami dalam kondisi di bawah nol, belajar dari sekutu lama seperti Norwegia atau memantau ancaman kapal selam dengan pesawat Poseidon kami, kami akan tetap waspada terhadap tantangan baru," kata Williamson, dikutip The Telegraph, Senin (18/2/2019).

Dia mengatakan pesawat P8 Poseidon baru akan digunakan untuk membatasi aktivitas kapal selam Rusia di wilayah tersebut. Williamson membuat pernyataan itu saat berkunjung ke pangkalan baru Marinir Kerajaan Inggris di daerah Bardufoss, Norwegia utara.



Marinir Kerajaan Inggris juga akan mengerahkan lebih dari 1.000 tentara ke Norwegia setiap tahun selama periode 10 tahun untuk pelatihan. Menurut Williamson, pengiriman tentara itu sesuai kesepakatan antara kedua negara.

Sembilan pesawat P8 Poseidon Inggris akan dikerahkan ke Pangkalan Udara Royal Air Force Lossiemouth di Skotlandia pada tahun 2020 untuk melakukan pengintaian di Atlantik Utara dan di Arktik.

Williamson telah berulang kali menyatakan keprihatinannya atas dugaan peningkatan kehadiran militer Rusia di Kutub Utara dan upaya-upaya militerisasi kawasan itu. London juga sebelumnya mengklaim bahwa navigasi di Kutub Utara dapat dibatasi sebagai akibat dari tindakan Moskow yang dituduhkan.

Pada akhir September 2018, Williamson meluncurkan doktrin pertahanan baru Inggris bernama "Defense Arctic Strategy". Penerbitan doktrin pertahanan itu diklaim sebagai respons meningkatnya ancaman di wilayah Arktik dan dugaan upaya Rusia untuk militerisasi wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Sabtu pekan lalu mengatakan bahwa Moskow mencatat peningkatan militer aliansi NATO di Kutub Utara dan ingin mengetahui mandat yang ingin dicapai oleh aliansi di wilayah tersebut.

"Kami mencatat peningkatan kegiatan anggota NATO. Kami membahas ini dengan tetangga kami, Norwegia. Kami ingin memahami mandat seperti apa yang akan dimiliki NATO di Kutub Utara," kata Lavrov, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak