Mesir Tolak Rencana Israel untuk Kelola Penyeberangan Rafah

Jum'at, 17 Mei 2024 - 19:46 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat Israel yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan delegasi tersebut melakukan perjalanan ke Mesir “terutama untuk membahas masalah di sekitar Rafah, mengingat perkembangan terkini”, namun menolak menjelaskan lebih lanjut.

Kantor pers Kementerian Luar Negeri Mesir tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Mesir dan Israel memiliki perjanjian perdamaian dan kerja sama keamanan yang telah lama terjalin, namun hubungan tersebut mengalami ketegangan selama perang genosida yang dilakukan Zionis di Gaza, terutama sejak Israel menguasai perlintasan Rafah.

Mesir mengatakan penutupan Rafah semata-mata karena operasi militer Israel. Kairo telah berulang kali memperingatkan serangan Israel bertujuan mengosongkan Gaza dengan mendorong warga Palestina ke Mesir.

Juru bicara pemerintah Israel David Mencer mengatakan pada Rabu bahwa Mesir telah menolak permintaan Israel untuk membuka Rafah bagi warga sipil Palestina yang ingin melarikan diri.

Berbicara kemarin di KTT Arab di Bahrain, Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi mengatakan, “Israel mengontrol penyeberangan Rafah dari sisi Palestina dengan tujuan memperketat pengepungan di Gaza. Kami menentang likuidasi perjuangan Palestina atau pengusiran warga Palestina dari Jalur Gaza. Kami tidak melihat adanya keinginan internasional untuk mengakhiri pengepungan Israel dan konflik di wilayah tersebut.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved