10 Negara yang Sering Dilanda Banjir Bandang

Jum'at, 17 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
10 Negara yang Sering...
Seseorang berjalan di tengah air banjir akibat hujan lebat, dengan menara Burj Khalifa terlihat sebagai latar belakang, di Dubai, Uni Emirat Arab, 17 April 2024. Foto/REUTERS/Amr Alfiky
A A A
JAKARTA - Banjir bandang adalah fenomena alam yang sering terjadi di berbagai belahan dunia. Beberapa negara memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi terhadap bencana ini karena berbagai faktor, seperti kondisi geografis, iklim, dan infrastruktur.

Berikut adalah beberapa negara yang sering dilanda banjir bandang dan alasan mengapa mereka sering terkena bencana ini.

1. Uni Emirat Arab


Uni Emirat Arab (UEA), khususnya kota Dubai, telah mengalami beberapa banjir bandang dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu penyebab utama adalah perubahan iklim yang memicu curah hujan ekstrem. Selain itu, UEA biasanya memiliki iklim gurun yang kering, sehingga tanah tidak mampu menyerap air hujan dengan cepat, yang dapat memicu banjir bandang.

2. Pakistan


Pakistan sering mengalami banjir bandang, terutama selama musim hujan. Penyebab utama adalah hujan lebat dan curah hujan yang tinggi.

Selain itu, banyaknya lereng pegunungan yang curam di Pakistan juga memicu terjadinya tanah longsor yang dapat memicu banjir bandang.

3. Inggris


Inggris sering mengalami banjir, terutama selama musim hujan. Salah satu penyebab utama adalah hujan lebat yang berkepanjangan yang menyebabkan tanah menjadi jenuh air dan sungai meluap.

Selain itu, perubahan iklim juga diperkirakan akan meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir di masa depan.

4. Bangladesh


Bangladesh adalah salah satu negara yang paling rawan banjir di dunia. Hal ini disebabkan oleh lokasi geografis negara ini yang berada di delta sungai, membuatnya sangat rentan terhadap banjir.

Selain itu, musim hujan yang membawa hujan lebat ke Asia Selatan antara Juni dan Oktober sering memicu banjir, terutama di daerah dataran rendah seperti Bangladesh.

5. India


India sering mengalami banjir bandang, terutama di wilayah utara yang berada di kaki pegunungan Himalaya. Salah satu penyebab utama adalah hujan lebat dan curah hujan yang tinggi.

Selain itu, longsoran gletser di pegunungan Himalaya juga sering memicu banjir bandang. Perubahan iklim juga berperan dalam meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir bandang di India.

6. Indonesia


Indonesia memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir bandang karena berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut meliputi curah hujan yang tinggi, letak daratan yang rendah, erosi dan sedimentasi, kapasitas sungai yang terbatas, dan pasang air laut.

Selain itu, perubahan tata guna lahan dan urbanisasi yang pesat juga memperburuk kondisi ini.

7. China


China sering dilanda banjir bandang akibat hujan berkepanjangan dan perubahan iklim.

Selain itu, peningkatan frekuensi dan intensitas hujan, serta perubahan tata guna lahan juga berkontribusi terhadap seringnya terjadinya banjir bandang di China.

8. Amerika Serikat


Amerika Serikat sering mengalami banjir bandang akibat hujan berkepanjangan dan perubahan iklim.

Selain itu, lokasi geografis dan kondisi tanah di beberapa wilayah juga berkontribusi terhadap seringnya terjadinya banjir bandang.

9. Australia


Australia sering mengalami banjir bandang akibat hujan berkepanjangan dan perubahan iklim.

Selain itu, lokasi geografis dan kondisi tanah di beberapa wilayah juga berkontribusi terhadap seringnya terjadinya banjir bandang.

10. Belanda


Belanda adalah salah satu negara di Eropa yang ketinggian tanahnya lebih rendah dari permukaan air laut. Hal ini membuat negara ini rawan terkena banjir bandang.

Selain itu, sebagian besar penduduknya tinggal di dekat kawasan pantai, yang juga meningkatkan risiko banjir.

Sepertiga wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut, dan dua pertiganya rentan terhadap banjir.

Sebagai sebuah bangsa, Belanda lahir untuk melawan laut. Mereka hidup di delta, dataran pantai, dan di rawa. Seluruh budaya Belanda lahir dari gagasan ini.

Belanda memiliki sejarah panjang dalam menghadapi dan mengatasi banjir. Mereka telah mengembangkan sistem pertahanan banjir yang kuat dan efektif, termasuk pembangunan tanggul dan sistem pengelolaan air yang canggih.

Institusi “water board” atau otoritas pengelola air telah melindungi wilayah yang tergenang air ini selama hampir satu milenium.

Namun, meskipun memiliki sistem pertahanan yang kuat, Belanda tetap berisiko tinggi terkena banjir bandang, terutama akibat perubahan iklim dan hujan berkepanjangan.

Oleh karena itu, mereka terus berupaya meningkatkan sistem pertahanan dan pengelolaan air mereka untuk menghadapi tantangan ini.

Dalam menghadapi banjir bandang, setiap negara memiliki strategi dan pendekatan yang berbeda.

Namun, peningkatan frekuensi dan intensitas banjir bandang di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan global yang harus dihadapi bersama.

Baca juga: Murka Hadapi Israel, Mesir Kerahkan Konvoi Militer ke Perbatasan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved