10 Negara yang Sering Dilanda Banjir Bandang
Jum'at, 17 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, sebagian besar penduduknya tinggal di dekat kawasan pantai, yang juga meningkatkan risiko banjir.
Sepertiga wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut, dan dua pertiganya rentan terhadap banjir.
Sebagai sebuah bangsa, Belanda lahir untuk melawan laut. Mereka hidup di delta, dataran pantai, dan di rawa. Seluruh budaya Belanda lahir dari gagasan ini.
Belanda memiliki sejarah panjang dalam menghadapi dan mengatasi banjir. Mereka telah mengembangkan sistem pertahanan banjir yang kuat dan efektif, termasuk pembangunan tanggul dan sistem pengelolaan air yang canggih.
Institusi “water board” atau otoritas pengelola air telah melindungi wilayah yang tergenang air ini selama hampir satu milenium.
Namun, meskipun memiliki sistem pertahanan yang kuat, Belanda tetap berisiko tinggi terkena banjir bandang, terutama akibat perubahan iklim dan hujan berkepanjangan.
Oleh karena itu, mereka terus berupaya meningkatkan sistem pertahanan dan pengelolaan air mereka untuk menghadapi tantangan ini.
Dalam menghadapi banjir bandang, setiap negara memiliki strategi dan pendekatan yang berbeda.
Namun, peningkatan frekuensi dan intensitas banjir bandang di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan global yang harus dihadapi bersama.
Baca juga: Murka Hadapi Israel, Mesir Kerahkan Konvoi Militer ke Perbatasan Gaza
Sepertiga wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut, dan dua pertiganya rentan terhadap banjir.
Sebagai sebuah bangsa, Belanda lahir untuk melawan laut. Mereka hidup di delta, dataran pantai, dan di rawa. Seluruh budaya Belanda lahir dari gagasan ini.
Belanda memiliki sejarah panjang dalam menghadapi dan mengatasi banjir. Mereka telah mengembangkan sistem pertahanan banjir yang kuat dan efektif, termasuk pembangunan tanggul dan sistem pengelolaan air yang canggih.
Institusi “water board” atau otoritas pengelola air telah melindungi wilayah yang tergenang air ini selama hampir satu milenium.
Namun, meskipun memiliki sistem pertahanan yang kuat, Belanda tetap berisiko tinggi terkena banjir bandang, terutama akibat perubahan iklim dan hujan berkepanjangan.
Oleh karena itu, mereka terus berupaya meningkatkan sistem pertahanan dan pengelolaan air mereka untuk menghadapi tantangan ini.
Dalam menghadapi banjir bandang, setiap negara memiliki strategi dan pendekatan yang berbeda.
Namun, peningkatan frekuensi dan intensitas banjir bandang di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan global yang harus dihadapi bersama.
Baca juga: Murka Hadapi Israel, Mesir Kerahkan Konvoi Militer ke Perbatasan Gaza
(sya)
Lihat Juga :