Jenderal NATO: Rusia Tak Miliki Kekuatan untuk Terobosan Besar di Ukraina
Jum'at, 17 Mei 2024 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Kyiv mengirim lebih banyak bala bantuan ke wilayah tersebut, dan militer Ukraina mengatakan mereka berhasil menghentikan sebagian kemajuan Rusia.
Moskow telah merebut 278 kilometer persegi wilayah Ukraina antara 9 hingga 15 Mei, menurut perhitungan AFP berdasarkan data dari Institute for the Study of War (ISW). Ini merupakan perolehan teritorial terbesar dalam satu operasi sejak pertengahan Desember 2022.
Cavoli mengatakan sekutu Ukraina mempercepat pengiriman bantuan senjata besar-besaran ke pasukan Kyiv setelah Washington pada akhirnya setuju memasok bantuan militer ke Ukraina yang tertunda selama berbulan-bulan.
“Saat ini mereka sedang dikirimi amunisi dalam jumlah besar, sistem pertahanan udara jarak pendek dalam jumlah besar, dan kendaraan lapis baja dalam jumlah besar,” katanya.
Komentar jenderal NATO itu bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Zelensky yang mengatakan seluruh dunia harus disalahkan atas kegagalan Ukraina menghentikan kemajuan Rusia baru-baru ini di Kharkiv.
Menurutnya, seluruh dunia sekarang harus membantu Kyiv untuk mengubah situasi tersebut. Itu disampaikan Presiden Ukraina tersebut dalam wawancara dengan ABC News pada hari Kamis (16/5/2024).
Moskow telah merebut 278 kilometer persegi wilayah Ukraina antara 9 hingga 15 Mei, menurut perhitungan AFP berdasarkan data dari Institute for the Study of War (ISW). Ini merupakan perolehan teritorial terbesar dalam satu operasi sejak pertengahan Desember 2022.
Cavoli mengatakan sekutu Ukraina mempercepat pengiriman bantuan senjata besar-besaran ke pasukan Kyiv setelah Washington pada akhirnya setuju memasok bantuan militer ke Ukraina yang tertunda selama berbulan-bulan.
“Saat ini mereka sedang dikirimi amunisi dalam jumlah besar, sistem pertahanan udara jarak pendek dalam jumlah besar, dan kendaraan lapis baja dalam jumlah besar,” katanya.
Komentar jenderal NATO itu bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Zelensky yang mengatakan seluruh dunia harus disalahkan atas kegagalan Ukraina menghentikan kemajuan Rusia baru-baru ini di Kharkiv.
Menurutnya, seluruh dunia sekarang harus membantu Kyiv untuk mengubah situasi tersebut. Itu disampaikan Presiden Ukraina tersebut dalam wawancara dengan ABC News pada hari Kamis (16/5/2024).
Lihat Juga :