Hamas: Sandera Tak akan Terlihat sampai Israel Penuhi Tuntutan Kami

Kamis, 16 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
Hamas: Sandera Tak akan...
Pemimpin Hamas Sami Abu Zuhri. Foto/ApaImages
A A A
TUNIS - Pemimpin Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan para sandera Israel yang ditahan di Gaza tidak akan dibebaskan sampai Israel mematuhi persyaratan perlawanan Palestina.

Dia menambahkan, “tidak ada artinya” membuat perjanjian apa pun dengan Israel kecuali rezim kolonial Zionis mematuhi gencatan senjata di Jalur Gaza.

Berbicara pada konferensi pers dengan para pemimpin faksi Palestina di ibu kota Tunisia, tempat dia tiba pada hari Jumat, Abu Zuhri mengatakan, “Mengapa kita bahkan melakukan negosiasi dan menandatangani perjanjian jika pendudukan (Israel) tidak menerima penghentian agresi melawan rakyat Palestina kita?”

Dia mengatakan perlawanan bertujuan menghentikan agresi di Gaza dan membebaskan para tahanan Palestina.

Tel Aviv memperkirakan sekitar 134 tawanan perang Israel ditahan di Gaza, sementara Hamas mengatakan 71 orang di antaranya tewas dalam kampanye pemboman Israel di Jalur Gaza.

Abu Zuhri menekankan, meskipun Hamas telah menerima proposal mediator untuk gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tahanan, Israel menghalanginya dan malah menyerang kota Rafah di selatan Jalur Gaza.

Rezim penjajah Israel telah membunuh lebih dari 35.200 warga Palestina di Jalur Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak.

Pasukan Zionis juga melukai lebih dari 79.100 warga di Gaza. 11.000 orang masih hilang dan diduga tewas di bawah reruntuhan gedung di penjuru wilayah Jalur Gaza.

Amerika Serikat, Inggris dan Jerman menjadi pemasok senjata utama yang digunakan Israel untuk membantai warga Palestina di Gaza.

Baca juga: Latar Belakang Palestina Tidak Menjadi Anggota PBB
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved