Mayor AD Amerika Mundur, Malu AS Dukung Perang Israel di Gaza

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:09 WIB
loading...
A A A
Lebih dari 35.000 warga Palestina telah terbunuh dan 78.827 lainnya terluka dalam serangan brutal militer Israel di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Ada peningkatan kekhawatiran mengenai kurangnya bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke Gaza oleh Israel, dan meningkatnya peringatan AS dan internasional mengenai risiko kelaparan.

Tingginya angka kematian telah memicu protes pro-Palestina yang melanda kampus-kampus di seluruh Amerika Serikat dan mendorong Partai Demokrat di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama untuk memilih “tidak berkomitmen” untuk menandakan ketidakbahagiaan mereka menjelang pemilihan presiden AS tahun ini.

Presiden Joe Biden, seorang pendukung setia Israel, menunda satu paket senjata, dalam perubahan kebijakan besar yang diumumkan minggu lalu, dan pemerintahannya mengatakan AS sedang meninjau paket senjata lainnya.

Pemerintahan Biden, pada hari Jumat, mengatakan penggunaan senjata yang dipasok oleh Israel oleh Israel telah melanggar hukum kemanusiaan internasional selama operasi militernya di Gaza, yang merupakan kritik terkuatnya terhadap Israel hingga saat ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved