Siapa Andrei Belousov? Menteri Pertahanan Baru Rusia yang Tidak Memiliki Pengalaman di Medan Perang

Senin, 13 Mei 2024 - 21:40 WIB
loading...
Siapa Andrei Belousov?...
Andrei Belousov ditunjuk Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai menteri pertahanan. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin secara mengejutkan mengusulkan menteri pertahanan baru, dengan mencalonkan warga sipil Andrei Belousov, mantan wakil perdana menteri yang berspesialisasi di bidang ekonomi, untuk jabatan itu setelah lebih dari dua tahun perang di Ukraina.

Siapa Andrei Belousov? Ahli Ekonomi Digital yang Ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan Baru Rusia

1.Tidak Memiliki Pengalaman Berperang

Siapa Andrei Belousov? Menteri Pertahanan Baru Rusia yang Tidak Memiliki Pengalaman di Medan Perang

Foto/AP

Belousov, 65, adalah menteri pertahanan Rusia yang baru. Dia mengambil peran tersebut meskipun tidak memiliki pengalaman militer sebelumnya atau pernah bekerja di bidang keamanan nasional.

Sebagai seorang ekonom, peran Belousov yang paling menonjol adalah sebagai penjabat perdana menteri selama tiga minggu ketika PM Mikhail Mishustin terjangkit Covid pada tahun 2020. Mishustin diangkat kembali sebagai perdana menteri negara itu pada hari Jumat.

Pilihan Belousov mungkin dianggap aneh oleh sebagian orang, karena kurangnya pengalaman militer, dan penunjukan tersebut mungkin berarti Putin bertujuan untuk mengambil peran pribadi lebih dekat dalam taktik perang.

2. Pernah Jadi PM

Siapa Andrei Belousov? Menteri Pertahanan Baru Rusia yang Tidak Memiliki Pengalaman di Medan Perang

Foto/AP

Pada tahun 2000, Belousov ditunjuk sebagai penasihat non-staf perdana menteri Rusia dan bergabung dengan kementerian perekonomian sebagai wakil menteri enam tahun kemudian.

Dari tahun 2008 hingga 2012, ia menjabat sebagai direktur departemen ekonomi dan keuangan di aparatur pemerintah, pada tahun yang sama ketika Putin menjabat sebagai perdana menteri.

Pada tahun 2012, ia diangkat menjadi menteri perekonomian. Dari tahun 2013 hingga 2020, Belousov menjabat sebagai penasihat presiden Rusia. Mulai tahun 2020, ia menjabat sebagai wakil perdana menteri pertama.

Ketika Perdana Menteri Mikhail Mishustin terjangkit COVID pada tahun 2020, Belousov sempat mengambil alih tugas perdana menteri sementara Mishustin membaik.

Baca Juga: 7 Kebenaran yang Terungkap dari Kuburan Massal di Gaza

3.Militer Rusia Harus Membuka Inovasi

Namun pengeluaran Rusia telah membengkak sejak perang dimulai dan perekonomian negara tersebut beralih ke kondisi perang. Financial Times melaporkan pada bulan November tahun lalu bahwa Kementerian Keuangan Rusia memperkirakan belanja negara akan meningkat sebesar 12 persen pada tahun itu. Hal ini terjadi meskipun Putin berjanji pada tahun 2018 untuk memasukkan Rusia ke dalam lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Para analis mengatakan, setelah Putin kembali berkuasa selama enam tahun, pemerintah bisa mengambil langkah tidak populer, yaitu menaikkan pajak untuk mendanai perang dan menekan lebih banyak orang untuk bergabung dengan militer.

Menurut Moscow Times, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan “Kementerian Pertahanan harus benar-benar terbuka terhadap inovasi.”

Peskov juga menyinggung latar belakang ekonomi Belousov. Dia mengatakan bahwa pertahanan Rusia harus berupaya “untuk memperkenalkan ide-ide maju dan menciptakan kondisi untuk daya saing ekonomi – itulah sebabnya presiden memilih pencalonan Andrei Removich Belousov.”

4.Memberantas Korupsi di Militer Rusia

Wakil Shoigu, Timur Ivanov, baru-baru ini ditangkap atas tuduhan korupsi. Ivanov, yang menjabat sebagai wakil menteri pertahanan yang bertanggung jawab atas proyek konstruksi militer besar-besaran, ditangkap atas tuduhan suap dan diperintahkan untuk tetap ditahan sambil menunggu penyelidikan resmi.

Penangkapan Ivanov secara luas ditafsirkan sebagai serangan terhadap Shoigu dan kemungkinan awal pemecatannya meskipun ia memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Putin.

Putin mengusulkan penunjukan Boris Kovalchuk menjadi ketua Kamar Akun. Ayahnya yang oligarki, Yury, 72, dipandang sebagai “dompet” Putin.

Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov akan tetap menjabat meskipun ada spekulasi bahwa diplomat veteran tersebut, yang kini berusia 74 tahun, telah memohon kepada Putin untuk mempensiunkannya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved