Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?

Minggu, 12 Mei 2024 - 18:42 WIB
loading...
A A A
“Tentu saja, selalu ada risiko ketidakstabilan yang lebih besar ketika Anda memiliki lebih banyak kelompok yang menyeimbangkan kekuatan, terutama ketika mereka bersenjata. Namun kelompok Sadrist harus kembali dengan sikap yang tidak terlalu bermusuhan,” kata Hamzeh Haddad, seorang analis Irak dan peneliti tamu di Dewan Eropa. Hubungan Luar Negeri.

“Partai-partai politik tahu bahwa yang terbaik adalah berbagi kekuasaan daripada kehilangan kekuasaan secara bersama-sama,” katanya.

Seorang politisi senior Sadr mengatakan bahwa gerakan tersebut mungkin berusaha untuk bersekutu dengan beberapa faksi Syiah yang berkuasa, seperti Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani yang populer, sambil mengisolasi faksi lain termasuk saingan beratnya Qais Al-Khazaali, pemimpin partai berkuasa yang didukung Iran. kelompok politik dan militer Asaib Ahl al-Haq.

Penasihat Sudani mengatakan dia tetap membuka pilihannya.

“Ada kelompok-kelompok yang sudah lama menjalin hubungan dengan kami dan dapat bersekutu sebelum atau sesudah pemilu. Yang tidak kami terima adalah melakukan kesepakatan dengan milisi yang korup,” kata Sadrist senior.

Di Kota Sadr, basis Sadr yang luas dan telah lama miskin di sisi timur Bagdad, banyak pendukungnya menunggu kepulangannya dengan harapan hal ini dapat menghasilkan lapangan kerja dan jasa.

“Kota ini mendukung Sadr dan saya rasa dia tidak akan melupakan kami setelah semua pengorbanan yang kami lakukan untuknya,” kata Taleb Muhawi, ayah tiga anak berusia 37 tahun yang sedang menunggu kabar tentang pekerjaannya di pemerintahan.

“Dia perlu mengubah keadaan ketika dia kembali.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved