Presiden Kolombia Minta ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk PM Israel
Minggu, 12 Mei 2024 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Rafah merupakan pusat populasi besar terakhir di wilayah Gaza yang masih belum berada di bawah kendali Israel. Ratusan ribu pengungsi Palestina telah berlindung di sana dalam beberapa bulan terakhir.
Awal pekan ini, Israel membombardir kota tersebut dan mengirim pasukan serta puluhan tank ke distrik timur dalam apa yang mereka gambarkan sebagai “operasi terbatas”.
Beberapa media AS melaporkan bulan lalu bahwa ICC dapat menuntut Netanyahu dan beberapa pejabat tinggi Israel lainnya dengan kejahatan perang terkait perang di Gaza.
Menurut situs berita Axios, Netanyahu telah meminta Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan ICC mengejarnya, bersama dengan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Kepala Staf IDF Herzi Halevi.
Para anggota Parlemen AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat telah memperingatkan ICC mengenai konsekuensi jika mereka mengejar para pejabat Israel. Sekelompok anggota Parlemen dari Partai Republik bahkan sedang merancang sanksi terhadap para pejabat ICC dan keluarganya.
Israel melancarkan operasi militer terhadap Hamas di Gaza menyusul serangan mematikan kelompok Hamas pada tanggal 7 Oktober. Menurut rezim Zionis, serangan itu memakan korban jiwa lebih dari 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Awal pekan ini, Israel membombardir kota tersebut dan mengirim pasukan serta puluhan tank ke distrik timur dalam apa yang mereka gambarkan sebagai “operasi terbatas”.
Beberapa media AS melaporkan bulan lalu bahwa ICC dapat menuntut Netanyahu dan beberapa pejabat tinggi Israel lainnya dengan kejahatan perang terkait perang di Gaza.
Menurut situs berita Axios, Netanyahu telah meminta Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan ICC mengejarnya, bersama dengan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Kepala Staf IDF Herzi Halevi.
Para anggota Parlemen AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat telah memperingatkan ICC mengenai konsekuensi jika mereka mengejar para pejabat Israel. Sekelompok anggota Parlemen dari Partai Republik bahkan sedang merancang sanksi terhadap para pejabat ICC dan keluarganya.
Israel melancarkan operasi militer terhadap Hamas di Gaza menyusul serangan mematikan kelompok Hamas pada tanggal 7 Oktober. Menurut rezim Zionis, serangan itu memakan korban jiwa lebih dari 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Lihat Juga :