Israel Lebih Biadab dari ISIS, Ini Bukti Kekejamannya yang Mengejutkan
Jum'at, 10 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laman Almayadeen, Jumat (10/5/2024), Israel pernah membandingkan Hamas dengan ISIS. Namun, nyatanya mereka telah melakukan kekejaman yang membuat jumlah korban jiwa dari ISIS terkesan biasa saja.
Menurut data PBB, pemberontakan ISIS di Irak menewaskan sekitar 18.800 warga sipil dalam kurun waktu 2 tahun. Sementara di Suriah, ISIS membunuh lebih dari 5.000 warga sipil.
Sebagai perbandingan, jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza telah mencapai 34.622 orang.
Sementara untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit berjumlah 77.867 orang menurut data baru-baru ini. Bisa dilihat perbandingan angka tersebut yang jelas menunjukan bahwa Israel memang lebih biadab.
Pada awalnya, sebagian pengamat menilai sifat kampanye teror ISIS lebih mengerikan. Mereka biasa mengeksplorasi skala kekerasan seksual, eksekusi massal terhadap etnis atau agama minoritas hingga mutilasi tubuh.
Namun, Palestina juga mengalami hal lebih pedih dalam menghadapi teror tentara-tentara Israel. Menurut kepala bantuan PBB, Martin Griffiths, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung adalah “Terburuk’.
Sekitar 80% penduduk sipil Gaza telah mengungsi akibat serangan Israel dengan setidaknya 1,1 juta di antaranya adalah anak-anak.
Menurut data PBB, pemberontakan ISIS di Irak menewaskan sekitar 18.800 warga sipil dalam kurun waktu 2 tahun. Sementara di Suriah, ISIS membunuh lebih dari 5.000 warga sipil.
Sebagai perbandingan, jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza telah mencapai 34.622 orang.
Sementara untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit berjumlah 77.867 orang menurut data baru-baru ini. Bisa dilihat perbandingan angka tersebut yang jelas menunjukan bahwa Israel memang lebih biadab.
2. Teror Tiada Henti
Pada awalnya, sebagian pengamat menilai sifat kampanye teror ISIS lebih mengerikan. Mereka biasa mengeksplorasi skala kekerasan seksual, eksekusi massal terhadap etnis atau agama minoritas hingga mutilasi tubuh.
Namun, Palestina juga mengalami hal lebih pedih dalam menghadapi teror tentara-tentara Israel. Menurut kepala bantuan PBB, Martin Griffiths, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung adalah “Terburuk’.
Sekitar 80% penduduk sipil Gaza telah mengungsi akibat serangan Israel dengan setidaknya 1,1 juta di antaranya adalah anak-anak.
Lihat Juga :