5 Konsekuensi Invasi Darat Israel di Rafah, Salah Satunya Bencana Kemanusiaan

Kamis, 09 Mei 2024 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Melansir El Pais, Perdana Menteri Israel mengklaim bahwa Rafah adalah benteng terakhir Hamas, dan tempat sisa sandera Israel, hidup atau mati, ditawan di Gaza.

Rekan-rekannya di pemerintahan sayap kanan mengancam akan menarik dukungan mereka jika dia tidak menyerang kota Palestina tersebut.

3. Bencana Kemanusiaan Akan Pecah

5 Konsekuensi Invasi Darat Israel di Rafah, Salah Satunya Bencana Kemanusiaan

Foto/AP

Di Kegubernuran Rafah – yang berpenduduk sekitar 220.000 orang sebelum perang dimulai pada 7 Oktober – 1,5 juta warga Palestina kini berdesakan di lahan seluas 25 mil persegi. Delapan puluh persennya tinggal di tenda atau di bawah naungan plastik, tanpa makanan, air minum, sanitasi atau perawatan medis.

Pada tanggal 3 Mei, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), Jens Laerke, memperingatkan: “Ratusan ribu orang yang berada di sana akan menghadapi risiko kematian jika terjadi serangan [di Rafah ].” Ini juga akan menjadi “pukulan luar biasa bagi operasi kemanusiaan di seluruh wilayah tersebut karena sebagian besar operasi tersebut dilakukan di Rafah,” katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa operasi semacam itu dapat menyebabkan “pertumpahan darah” dan selanjutnya akan melumpuhkan “sistem kesehatan yang sudah rusak.” Dari tujuh rumah sakit yang berfungsi sebagian di Gaza selatan, tiga diantaranya berada di Rafah. Hingga saat ini, sebagian besar truk bantuan kemanusiaan untuk Gaza masuk melalui pos perbatasan di Rafah dan Kerem Shalom, yang kini keduanya ditutup.

Baca Juga: Mengapa OKI Belum Mampu Menyelesaikan Konflik antara Israel dan Palestina?

4. Tidak Ada Tempat Aman di Gaza

5 Konsekuensi Invasi Darat Israel di Rafah, Salah Satunya Bencana Kemanusiaan

Foto/AP
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
1,5 Juta Warga Palestina...
1,5 Juta Warga Palestina Berikan Suara untuk Pemilu Pertama sejak Perang Gaza
Hendak Berdoa Bersama...
Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved