China Pamer Rudal Hibrida, Sekali Tembak Bisa Habisi Seluruh Lapangan Udara
Rabu, 19 Agustus 2020 - 00:06 WIB
loading...
A
A
A
Rudal ini juga bisa digunakan pada kendaraan, dengan kemampuan menembus tank lapis baja. (Baca juga: Media Pemerintah China Marah pada Israel: Negara Tak Tahu Terima Kasih )
Namun beberapa laporan media mengklaim bahwa "bom dispenser" adalah kata lain untuk bom cluster, yang dilarang di bawah perjanjian internasional tentang Konvensi Munisi Tandan.
Munisi tandan dilarang karena melepaskan banyak bom kecil di wilayah yang luas, yang menimbulkan risiko bagi warga sipil baik selama serangan maupun setelahnya.
Dampak serangan senjata seperti itu akan meninggalkan sejumlah besar persenjataan berbahaya yang belum meledak.
Seorang pengguna internet China , seperti dikutip The Sun, Selasa (18/8/2020), berkomentar; "Ini dilarang karena melepaskan banyak bom kecil di area yang luas, menimbulkan risiko bagi warga sipil baik selama serangan maupun setelahnya. Munisi Tandan dilarang bagi negara-negara yang meratifikasi Konvensi Munisi Tandan, yang diadopsi di Dublin, Irlandia pada Mei 2008."
Namun beberapa laporan media mengklaim bahwa "bom dispenser" adalah kata lain untuk bom cluster, yang dilarang di bawah perjanjian internasional tentang Konvensi Munisi Tandan.
Munisi tandan dilarang karena melepaskan banyak bom kecil di wilayah yang luas, yang menimbulkan risiko bagi warga sipil baik selama serangan maupun setelahnya.
Dampak serangan senjata seperti itu akan meninggalkan sejumlah besar persenjataan berbahaya yang belum meledak.
Seorang pengguna internet China , seperti dikutip The Sun, Selasa (18/8/2020), berkomentar; "Ini dilarang karena melepaskan banyak bom kecil di area yang luas, menimbulkan risiko bagi warga sipil baik selama serangan maupun setelahnya. Munisi Tandan dilarang bagi negara-negara yang meratifikasi Konvensi Munisi Tandan, yang diadopsi di Dublin, Irlandia pada Mei 2008."
(min)
Lihat Juga :