Profil Sekte Seks David Berg dan Anak-anak Tuhan, Kultus Sesat yang Didirikan Pengkhotbah
Rabu, 08 Mei 2024 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam ajaran aliran sesat ini, Tuhan adalah cinta, dan cinta adalah seks. Sehingga para anggotanya diberitahu bahwa tidak masalah melakukan hubungan seks dengan anak-anak dan anggota keluarga mereka sendiri.
Pendiri sekte sesat yang bernama David Berg yang kala itu berusia 49 tahun, menafsirkan ulang agama Kristen dengan memperingatkan akan terjadinya kiamat.
Membuat hukum-hukum duniawi tidak penting bagi mereka karena sebentar lagi mereka akan menemui akhir dunia.
Berg sendiri merupakan pengkhotbah keliling, yang orang tuanya adalah penginjil, awalnya beroperasi di sebuah kedai kopi dekat Dermaga Pantai Huntington di mana ia mengkhotbahkan sebuah apokaliptik, anti-Pembentukan Injil.
Pada tahun 1969, ia dan sekitar 50 muridnya dibagi menjadi beberapa tim yang melintasi negara mengadakan peringatan hari kiamat yang menakutkan.
Ketika gerakan ini berkembang, ajaran Berg yang dituangkan dalam surat-surat yang bertele-tele dan mengandung kata-kata kotor kepada para pengikutnya menjadi semakin aneh.
Pendiri sekte sesat yang bernama David Berg yang kala itu berusia 49 tahun, menafsirkan ulang agama Kristen dengan memperingatkan akan terjadinya kiamat.
Membuat hukum-hukum duniawi tidak penting bagi mereka karena sebentar lagi mereka akan menemui akhir dunia.
Berg sendiri merupakan pengkhotbah keliling, yang orang tuanya adalah penginjil, awalnya beroperasi di sebuah kedai kopi dekat Dermaga Pantai Huntington di mana ia mengkhotbahkan sebuah apokaliptik, anti-Pembentukan Injil.
Pada tahun 1969, ia dan sekitar 50 muridnya dibagi menjadi beberapa tim yang melintasi negara mengadakan peringatan hari kiamat yang menakutkan.
Ketika gerakan ini berkembang, ajaran Berg yang dituangkan dalam surat-surat yang bertele-tele dan mengandung kata-kata kotor kepada para pengikutnya menjadi semakin aneh.
Lihat Juga :