6 Bulan Lagi Pemilu AS Digelar, Bagaimana Pertarungan Terbaru Donald Trump Vs Joe Biden?

Senin, 06 Mei 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan bahwa perekonomian merugikan Biden di kalangan pemilih Latin dan kulit hitam, serta kaum muda, yang semuanya merupakan segmen penting dari basis Demokrat.

“Trump ingin berbicara tentang betapa buruknya perekonomian,” kata Nisbet, sementara tim Biden malah akan “mencoba mengubah pembicaraan” dan beralih ke isu-isu lain.

Itu termasuk akses terhadap aborsi. Biden telah menjadikan pembelaan terhadap akses terhadap layanan kesehatan reproduksi sebagai inti dari kampanyenya untuk terpilih kembali, dan berulang kali mengecam Trump dan anggota parlemen dari Partai Republik karena mendukung pembatasan aborsi.

Pada tahun 2022, di bawah kepemimpinan Trump, Mahkamah Agung AS membentuk “super mayoritas” yang konservatif, yang memungkinkan Mahkamah Agung membatalkan Roe v Wade, sebuah keputusan penting tahun 1973 yang menetapkan akses aborsi sebagai hak konstitusional.

Menghilangkan Roe telah menjadi prioritas konservatif selama beberapa dekade, dan beberapa negara bagian yang dipimpin Partai Republik telah memberlakukan batasan ketat terhadap aborsi.

Menurut Leighley, “akan ada penekanan pada isu aborsi dan peran Trump di dalamnya serta Partai Republik dan rencana-rencananya” seiring dengan semakin dekatnya masa kampanye kepresidenan pada bulan-bulan musim gugur di bulan September dan Oktober.

Pada saat itulah debat pertama antara Biden dan Trump bisa terjadi.

Komisi Debat Presiden menegaskan pada hari Rabu bahwa pertarungan pertama antara para kandidat yang disiarkan televisi akan berlangsung pada 16 September, mengkonfirmasikan tanggal yang diumumkan akhir tahun lalu.

Pengumuman tersebut muncul setelah tim Trump mendesak komisi tersebut untuk memajukan jadwalnya.

Ada ketidakpastian seputar debat tahun 2024, terutama karena Trump tidak berpartisipasi dalam debat apa pun selama proses pemilihan pendahuluan Partai Republik. Namun minggu lalu, Biden dan Trump mengatakan mereka siap untuk melakukan hal tersebut.

“Sejujurnya saya tidak tahu apakah salah satu dari mereka menginginkannya, tapi ini adalah tradisi Amerika – dan saya pikir akan sangat merugikan demokrasi Amerika jika kita tidak mengadakan debat presiden,” kata Nesbit.

“Ini adalah aspek utama dari tradisi kami di Amerika Serikat. Dan melakukan debat calon presiden, meskipun tidak mengubah pikiran siapa pun – dan jarang terjadi – saya pikir penting bagi orang Amerika untuk mendengar kedua kandidat mereka setidaknya mengutarakan sudut pandang mereka.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Berita Terkini
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved