Kapal Induk Ketiga Segera Beroperasi, Angkatan Laut China Terkuat di Dunia

Jum'at, 03 Mei 2024 - 19:45 WIB
loading...
Kapal Induk Ketiga Segera...
Kapal induk ketiga China segera beroperasi. Foto/angkatan laut china
A A A
BEIJING - Angkatan Laut China pada Rabu (1/5/2024) meluncurkan uji coba laut terhadap kapal induk ketiga dan tercanggihnya, menurut laporan media pemerintah.

Tes tersebut menandai tahap terakhir sebelum kapal perang tersebut dioperasikan.

Dengan bobot perpindahan 80.000 metrik ton, kapal Fujian mengerdilkan dua kapal induk aktif Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN), Shandong berbobot 66.000 ton dan kapal induk Liaoning berbobot 60.000 ton.

Hanya Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang mengoperasikan kapal induk yang lebih besar dari Fujian.

Kapal induk China terbaru ini memiliki dek penerbangan datar dan panjang penuh dengan sistem peluncuran ketapel canggih untuk jet tempur, yang memungkinkannya meluncurkan pesawat yang lebih besar dan lebih berat daripada Shandong dan Liaoning.

Pengujian akhir dimulai hampir dua tahun setelah kapal induk yang sepenuhnya dirancang dan dibangun di dalam negeri pertama kali diluncurkan pada Juni 2022.

Tes itu dilakukan pada saat meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan dan selat Taiwan.

“Uji coba laut tersebut dimaksudkan untuk menilai keandalan dan stabilitas sistem propulsi dan tenaga listrik kapal induk,” menurut angkatan laut China.

Baca juga: 6 Fakta Surat Penahanan Perdana Menteri Israel Netanyahu dari ICC

Kapal induk ini dinobatkan sebagai salah satu “perangkat keras militer paling penting” yang sedang dikembangkan Beijing.

Para analis mengatakan kemampuan Fujian untuk meluncurkan pesawat tempur yang lebih besar dan membawa muatan amunisi lebih jauh akan memberikan kapal induk tersebut jangkauan tempur yang lebih besar dibandingkan pendahulunya di armada China.

Kapal induk itu pun memberikan angkatan laut negara tersebut kemampuan perairan biru, yaitu kemampuan beroperasi di laut lepas.

“Uji coba laut ini menandai langkah besar pertama dalam pengembangan kapasitas China untuk memproyeksikan kekuatan udara berbasis laut ke wilayah laut dalam,” ujar mantan kapten Angkatan Laut AS dan mantan direktur operasi di Pusat Intelijen Gabungan Komando Pasifik AS, Carl Schuster, kepada CNN.

“Uji coba laut Fujian mewakili tonggak penting bagi PLAN, menandai masuknya mereka ke dalam kelompok kecil angkatan laut yang memiliki kemampuan penerbangan dari kapal induk,” tegas John Bradford, anggota Dewan Hubungan Luar Negeri Urusan Internasional.

Kapal induk ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir tahun depan atau pada tahun 2026.

“Ketika bergabung dengan armada PLAN, kapal Fujian akan menjadi simbol paling nyata dari pertumbuhan kekuatan angkatan laut China,” menurut Brian Hart, rekan di China Power Proyek di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).

Saat ini, China memiliki kekuatan angkatan laut terbesar di dunia, baik dalam jumlah kapal maupun tonase keseluruhan, dengan lebih dari 340 kapal perang dan terus bertambah.

“Pengumuman kapal induk keempat untuk armada China akan segera dilakukan,” ungkap komisaris politik PLAN Yuan Huazhi pada bulan Maret, seperti dikutip Global Times.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved