Cerita Kim Jong-un Pilih Sendiri 25 Gadis Perawan sebagai Pleasure Squad-nya

Jum'at, 03 Mei 2024 - 10:07 WIB
loading...
A A A
"Mereka melenyapkan gadis-gadis yang anggota keluarganya melarikan diri dari Korea Utara, atau memiliki kerabat di Korea Selatan atau negara lain.”

Park mengeklaim bahwa setelah gadis-gadis tersebut dipilih, mereka akan menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan bahwa mereka masih perawan.

Selama pengujian, "bahkan cacat terkecil" seperti bekas luka kecil, menyebabkan diskualifikasi.

Setelah pengujian yang ketat, hanya beberapa gadis dari seluruh Korea Utara yang kemudian dikirim ke Pyongyang dimana tujuan mereka hanyalah untuk memuaskan keinginan diktator tersebut.

"Pleasure Squad" dibagi menjadi tiga kelompok berbeda, satu kelompok dilatih memijat, dan kelompok lainnya menampilkan lagu dan tarian.

Kelompok ketiga harus melakukan hubungan intim secara seksual dengan diktator dan laki-laki lain.

“Mereka harus berhubungan intim secara seksual dengan sang diktator, dan laki-laki lain. Mereka harus belajar bagaimana menyenangkan laki-laki ini, itulah satu-satunya tujuan mereka," kata Park.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved