Rusia Sindir Amerika Serikat Munafik soal ICC dan Israel

Rabu, 01 Mei 2024 - 09:45 WIB
loading...
Rusia Sindir Amerika...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan Amerika Serikat (AS) bersikap munafik dengan menentang penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Israel namun mendukung surat perintah ICC untuk penangkapan Presiden Vladimir Putin.

Saat ini Israel telah membunuh lebih dari 34.000 warga Palestina di Jalur Gaza dengan persenjataan yang dipasok AS.

ICC dapat menuntut individu atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida. Pengadilan itu sedang menyelidiki serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada tanggal 7 Oktober dan serangan militer Israel yang menghancurkan di Gaza, yang kini memasuki bulan ketujuh.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan pada Senin (29/4/2024) bahwa Amerika Serikat tidak mendukung penyelidikan ICC terhadap Israel dan tidak percaya Pengadilan tersebut memiliki yurisdiksi.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengatakan tahun lalu bahwa keputusan ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin dapat dibenarkan.

Amerika Serikat telah menyampaikan rincian dugaan kejahatan perang Rusia di Ukraina kepada ICC.

Rusia mengatakan surat perintah penangkapan terhadap Putin adalah upaya sia-sia yang dilakukan Barat untuk mencemari reputasi Rusia dan menyangkal kejahatan perang di Ukraina.

Baca juga: Netanyahu Ketakutan Ditangkap ICC, Minta Tolong Biden Gunakan Pengaruh AS

Ukraina menuding Rusia melakukan kejahatan perang. Rusia mengatakan Barat mengabaikan kejahatan Ukraina, tuduhan yang dibantah Kiev.

“Washington mendukung penuh, jika tidak terdorong, penerbitan surat perintah ICC terhadap kepemimpinan Rusia,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam postingan di Telegram.

“Namun sistem politik Amerika tidak mengakui legitimasi struktur ini dalam hubungannya dengan dirinya sendiri dan negara-negara satelitnya,” ujar Zakharova, seraya menambahkan, “Posisi seperti itu secara intelektual tidak masuk akal.”

Kremlin menyebut penerbitan surat perintah penangkapan terhadap Putin itu keterlaluan dan batal secara hukum, karena Rusia bukan salah satu pihak yang menandatangani perjanjian yang membentuk ICC.

Israel bukan anggota ICC, sedangkan Wilayah Palestina diakui sebagai negara anggota ICC pada tahun 2015.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada Jumat bahwa keputusan ICC tidak akan mempengaruhi tindakan Israel namun akan menjadi preseden berbahaya.

Para pejabat Israel khawatir ICC akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan pejabat tinggi lainnya atas dugaan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di Gaza, media Israel melaporkan.

Mereka mengatakan ICC juga mempertimbangkan surat perintah penangkapan bagi para pemimpin Hamas.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved