Giliran Iran Dilaporkan Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara AS

Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya apakah pejabat tinggi pertahanan diberi pengarahan intelijen terkait dengan keterlibatan Iran dalam serangan tertentu Taliban, juru bicara Pentagon, Rob Lodewick mengatakan: "Departemen Pertahanan tidak mengungkapkan jadwal atau diskusi seputar musyawarah internal dan brifing intelijen."

Meski begitu ia mengakui upaya Teheran untuk merusak proses perdamaian.

"Pemerintah telah berulang kali menuntut, baik secara publik maupun secara pribadi, agar Iran menghentikan momok perilaku jahat dan destabilisasi di seluruh Timur Tengah dan dunia. Sementara Amerika Serikat, sekutu NATO dan mitra koalisinya bekerja untuk memfasilitasi berakhirnya 19 tahun pertumpahan darah, pengaruh bermusuhan Iran berusaha untuk merusak proses perdamaian Afghanistan dan mendorong berlanjutnya kekerasan dan ketidakstabilan," katanya seperti dikutip dari CNN, Selasa (18/8/2020).

Pemerintah Iran, NSC, Pusat Kontra Terorisme Nasional (NCTC) menolak memberikan komentar terkait laporan ini.

Laporan itu muncul hampir dua bulan setelah tuduhan bahwa Rusia memberikan hadiah kepada pejuang Taliban karena membunuh tentara Amerika di Afghanistan. Rusia sendiri menolak mentah-mentah laporan ini.(Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved