5 Fakta Pemilu India, Salah Satunya Melibatkan 967 Juta Pemilih
Senin, 29 April 2024 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Pemilihan majelis di negara bagian Andhra Pradesh, Arunachal Pradesh, Odisha dan Sikkim juga akan berlangsung bersamaan dengan pemilihan nasional. Tanggal pemungutan nantinya akan berada di tanggal 19 April, 26 April, 7 Mei, 13 Mei, 20 Mei, 25 Mei, dan 1 Juni.
Jangka waktu pemungutan suara di tahun 2024 ini yang selama kurang lebih 44 hari terbilang lebih panjang dari pemilu sebelumnya di tahun 2019 yang hanya memakan waktu 39 hari saja.
Dapat dikatakan jika jumlah pemilih di India lebih besar dari gabungan populasi seluruh negara di Eropa. Mereka akan memberikan suara mereka melalui 5,5 juta mesin pemungutan suara elektronik di 1,05 juta tempat pemungutan suara, yang beberapa di antaranya berlokasi di pegunungan bersalju di Himalaya, gurun Rajasthan, dan pulau-pulau berpenduduk jarang di Samudra Hindia.
Komisi Pemilihan Umum akan mengerahkan sekitar 15 juta petugas pemungutan suara dan personel keamanan untuk melaksanakan pemilu.
Pemilu ini diperkirakan akan menjadi pemilu termahal sepanjang sejarah India. Pengeluaran yang dilakukan oleh partai politik dan kandidat untuk merayu pemilih kemungkinan akan menelan biaya lebih dari 1,2 triliun rupee (USD14,4 miliar).
Jumlah tersebut dua kali lipat dari jumlah yang dibelanjakan pada pemilu India tahun 2019, yang hanya sekitar 600 miliar rupee (USD7,2 miliar). Jumlah tersebut juga menyamai total pengeluaran untuk pemilihan presiden dan kongres AS pada tahun 2020.
Jangka waktu pemungutan suara di tahun 2024 ini yang selama kurang lebih 44 hari terbilang lebih panjang dari pemilu sebelumnya di tahun 2019 yang hanya memakan waktu 39 hari saja.
2. Memiliki 967 Juta Pemilih
Dapat dikatakan jika jumlah pemilih di India lebih besar dari gabungan populasi seluruh negara di Eropa. Mereka akan memberikan suara mereka melalui 5,5 juta mesin pemungutan suara elektronik di 1,05 juta tempat pemungutan suara, yang beberapa di antaranya berlokasi di pegunungan bersalju di Himalaya, gurun Rajasthan, dan pulau-pulau berpenduduk jarang di Samudra Hindia.
Komisi Pemilihan Umum akan mengerahkan sekitar 15 juta petugas pemungutan suara dan personel keamanan untuk melaksanakan pemilu.
3. Pemilu Termahal
Pemilu ini diperkirakan akan menjadi pemilu termahal sepanjang sejarah India. Pengeluaran yang dilakukan oleh partai politik dan kandidat untuk merayu pemilih kemungkinan akan menelan biaya lebih dari 1,2 triliun rupee (USD14,4 miliar).
Jumlah tersebut dua kali lipat dari jumlah yang dibelanjakan pada pemilu India tahun 2019, yang hanya sekitar 600 miliar rupee (USD7,2 miliar). Jumlah tersebut juga menyamai total pengeluaran untuk pemilihan presiden dan kongres AS pada tahun 2020.
Lihat Juga :