Israel Tolak Seruan Penyelidikan Independen terhadap Kuburan Massal Gaza

Minggu, 28 April 2024 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, IDF menolak mengomentari temuan tersebut, namun mengakui adanya penggalian jenazah yang mereka klaim telah dikuburkan sebelum pencarian sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza.

Menurut sebuah laporan, setidaknya dua dari tiga lokasi pemakaman dibuat sebelum kedatangan pasukan IDF, namun Pertahanan Sipil Palestina mengatakan hanya 100 jenazah yangberada di kuburan sebelum kedatangan pasukan IDF, dan total ada 392 jenazah.

John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, mengatakan pada Kamis lalu bahwa laporan tentang kuburan massal “sangat meresahkan”. “Kami ingin hal ini diselidiki,”katanya.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan juga menyampaikan sentimen serupa, dengan mengatakan kepada wartawan: “Kami menginginkan jawaban.”

“Kami ingin melihat hal ini diselidiki secara menyeluruh dan transparan,” ujarnya.
Sejak berdirinya Israel, negara ini telah menjadi penerima kumulatif terbesar bantuan luar negeri AS dan telah menerima total sekitar USD300 miliar untuk dukungan ekonomi dan militer.

Permintaan bantuan baru pemerintahan Presiden Joe Biden sebesar USD14,3 miliar merupakan dukungan bantuan tertinggi yang disetujui oleh Kongres sejauh ini, sejak tahun 1979 ketika USD13,2 miliar (disesuaikan dengan inflasi) diberikan kepada Israel oleh AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved