Jerman Kembali Danai UNRWA, Israel Sangat Terpukul

Kamis, 25 April 2024 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Karena tidak adanya bukti pemenggalan kepala bayi dan pemerkosaan sistematis, sudah diketahui secara luas bahwa Israel memalsukan data kekejaman itu untuk membenarkan kampanye genosidanya di Gaza.

Laporan Colonna, yang ditugaskan PBB, menemukan UNRWA secara teratur memberikan Israel daftar pegawainya untuk diperiksa.

“Pemerintah Israel belum memberi tahu UNRWA mengenai kekhawatiran apa pun terkait staf UNRWA berdasarkan daftar staf ini sejak tahun 2011,” ungkap laporan itu.

Keputusan Jerman melanjutkan pendanaan ke UNRWA merupakan perkembangan yang signifikan, karena badan tersebut sangat bergantung pada dukungan internasional untuk memberikan layanan penting kepada para pengungsi Palestina.

Inggris, yang memberikan 35 juta poundsterling (USD43 juta) kepada UNRWA pada tahun anggaran lalu, mengatakan akan menunggu publikasi laporan Colonna sebelum memutuskan melanjutkan pendanaan.

AS sebelumnya merupakan donor terbesar badan tersebut tapi Kongres menghalangi dukungan finansial itu selama setidaknya satu tahun setelah berbagai tuduhan Israel yang tak berdasar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Berita Terkini
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved