Arti Gelar Ayatollah yang Biasa Disematkan untuk Pemimpin Tertinggi Iran

Kamis, 25 April 2024 - 16:01 WIB
loading...
Arti Gelar Ayatollah...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Mendengar istilah ‘Ayatollah’, sebagian orang akan langsung tertuju kepada Iran. Sebagaimana diketahui, negara tersebut memiliki seorang Pemimpin Tertinggi yang biasa menyandang gelar bernama ‘Ayatollah’.

Saat ini, Pemimpin Tertinggi Iran adalah Ali Khamenei. Sebagaimana pendahulunya, ia juga menyandang gelar ‘Ayatollah’ yang berada di depan namanya.

Lantas, apa itu sebenarnya gelar Ayatollah yang biasa disematkan untuk pemimpin tertinggi di Iran? Simak ulasannya berikut ini sebagaimana diolah dari berbagai sumber, Kamis (25/4/2024).

Arti Gelar Ayatollah untuk Pemimpin Tertinggi Iran


Secara umum, ‘Ayatollah’ biasa diartikan sebagai gelar tertinggi yang diberikan kepada ulama Syiah. Adapun maknanya sendiri adalah “bukti dari Allah”.

Sebagaimana diketahui, Iran sendiri berstatus sebagai salah satu negara dengan pemeluk Islam Syiah terbesar di dunia. Maka dari itu, tak heran apabila gelar di atas masih dipakai untuk kalangan ulamanya.

Mengutip Council Foreign Relations, Ayatollah juga bisa diartikan sebagai ulama Syiah berpengalaman yang memiliki penafsiran luas dan selalu menjadi sumber teladan.

Sering disandingkan sebagai penguasa ulama di Iran, pada dasarnya gelar Ayatollah adalah sebutan untuk pemimpin agama Islam terkemuka.

Perihal penyebutan Pemimpin Tertinggi, pemimpin revolusi Iran Ayatollah Khomeini pernah memperkenalkan konsep velayat-e faqih atau perwalian ahli hukum.

Mengutip Iran Primer, istilah ini berasal dari Islam Syiah yang pengikutnya percaya bahwa ada dua belas imam keturunan Nabi Muhammad yang mewarisi otoritas politik dan agamanya.

Namun, karena tidak adanya imam ke-12, Khomeini berpendapat otoritas imam yang hilang dapat dijalankan oleh pemimpin tertinggi yang dipilih dari kalangan ulama. Hal inilah yang menjadikan sosok sepertinya berhak menjadi Pemimpin Tertinggi Iran.

Menurut Konstitusi Iran, Pemimpin Tertinggi bertanggung jawab menentukan arah kebijakan negara. Pemimpin Tertinggi juga menjadi panglima tertinggi angkatan bersenjata dan mengendalikan operasi intelijen hingga menyatakan perang atau perdamaian.

Lebih jauh, Pemimpin Tertinggi mempunyai kekuasaan untuk menunjuk dan memberhentikan para pemimpin peradilan, jaringan radio dan televisi negara, serta komandan tertinggi Korps Garda Revolusi Islam. Satu lagi, mereka juga menjabat seumur hidupnya.

Demikianlah ulasan mengenai arti dari gelar ‘Ayatollah’ yang biasa disematkan kepada pemimpin tertinggi di Iran.

Baca juga: Iran Ancam Musnahkan Israel Jika Berani Menyerang Lagi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved