Amnesty: Israel Gunakan Amunisi Buatan AS untuk Kejahatan Perang di Gaza

Kamis, 25 April 2024 - 13:57 WIB
loading...
A A A
RUU itu dilaporkan telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada 20 April.

Standar Ganda yang Mengerikan


Amnesty mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laporannya menemukan bahwa bukti kejahatan perang terus meningkat. "Karena pemerintah Israel mengejek hukum internasional di Gaza," kata kelompok hak asasi manusia (HAM) tersebut dalam laporannya.

"Penggunaan veto Amerika yang kurang ajar untuk melumpuhkan Dewan Keamanan PBB selama berbulan-bulan mengenai resolusi yang sangat dibutuhkan untuk gencatan senjata, karena mereka terus mempersenjatai Israel dengan amunisi yang telah digunakan untuk melakukan kejahatan perang," lanjut organisasi tersebut.

“Hal ini juga menyoroti standar ganda yang mengerikan dari negara-negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, mengingat protes mereka yang beralasan mengenai kejahatan perang yang dilakukan Rusia dan Hamas, sekaligus mendukung tindakan otoritas Israel dan AS dalam konflik ini.”

Agnès Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International, mengatakan; “Kegagalan yang membingungkan dari komunitas internasional dalam melindungi ribuan warga sipil—persentase yang sangat tinggi dari anak-anak—yang dibunuh di Jalur Gaza menunjukkan dengan jelas bahwa lembaga-lembaga yang dibentuk untuk melindungi warga sipil dan menegakkan HAM tidak lagi sesuai dengan tujuannya.”

“Apa yang kita lihat pada tahun 2023 menegaskan bahwa banyak negara kuat yang mengabaikan nilai-nilai dasar kemanusiaan dan universalitas yang diabadikan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia,” tegas Callamard.

Jumlah Korban Meninggal Mengejutkan


Saat ini diadili di Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved