Demo Pro-Palestina Menyebar di Kampus-kampus AS Bikin PM Israel Ngeri

Kamis, 25 April 2024 - 08:42 WIB
loading...
Demo Pro-Palestina Menyebar...
PM Israel Benjamin Netanyahu merasa ngeri dengan demo pro-Palestina yang menyebar di kampus-kampus Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu merasa ngeri dengan demo atau protes pro-Palestina yang menyebar di kampus-kampus Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk menghentikan protes tersebut, yang menyebar luas dalam beberapa pekan terakhir.

“Apa yang terjadi di kampus-kampus Amerika sungguh mengerikan,” katanya dalam sebuah rekaman pernyataan hari Rabu, sambil menuduh “gerombolan antisemitisme” mengambil alih universitas-universitas terkemuka.

Baca Juga: Jamaika, Negaranya Bob Marley, Resmi Mengakui Palestina Sebagai Negara

"Ini tidak masuk akal. Harus dihentikan. Harus dikecam dan dikutuk dengan tegas," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (25/4/2024).

"Tanggapan dari beberapa rektor universitas sangat memalukan. Sekarang, untungnya, pejabat negara bagian, lokal, dan federal, banyak dari mereka yang memberikan tanggapan berbeda tetapi harus ada lebih banyak tindakan. Lebih banyak yang harus dilakukan," paparnya.

Protes atas tindakan Israel di Gaza telah meningkat di kampus-kampus AS dalam beberapa pekan terakhir, dengan perang Gaza yang kini memasuki bulan ketujuh.

Pengunjuk rasa pro-Palestina menyerukan gencatan senjata dan meminta universitas-universitas mereka melakukan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan Israel.

Lusinan mahasiswa telah di-doxxed, diskors oleh universitas dan ditangkap oleh polisi.

Beberapa mahasiswa dan dosen Yahudi dan Israel mengatakan protes tersebut telah mengubah universitas menjadi lingkungan yang tidak bersahabat dan membuat mereka merasa terancam.

Beberapa melaporkan peningkatan antisemitisme di kampus. Beberapa orang Yahudi juga memainkan peran vokal dalam protes anti-perang, termasuk kelompok seperti Jewish Voice for Peace, yang memimpin beberapa demonstrasi.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas memimpin serangan terhadap komunitas Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang dan 253 orang disandera, menurut penghitungan Israel.

Israel sejak itu telah membunuh lebih dari 34.000 warga Palestina dalam serangan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza yang diblokade, dan ribuan orang dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan, menurut pihak berwenang Gaza.

Serangan Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong tersebut, menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya mengungsi dan menciptakan krisis kemanusiaan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved