Panjangnya 30,5 Cm, Pria dengan Penis Terpanjang di Inggris Bikin Orang-orang Takut

Kamis, 25 April 2024 - 08:20 WIB
loading...
Panjangnya 30,5 Cm,...
Matt Barr (40), pria yang memiliki penis terpanjang di Inggris akui kesulitan menjalani hidup normal. Dengan panjang organ vital sekitar 30,5 cm, dia membuat orang-orang takut. Foto/ITV
A A A
LONDON - Matt Barr, pria yang memiliki penis terpanjang di Inggris, blakblakan perihal menjalani kehidupan termasuk soal berkencan dengan wanita. Dia memiliki organ kemaluan dengan panjang 12 inci atau sekitar 30,5 cm.

Barr mengatakan asumsi bahwa orang dengan organ vital memanjang lebih jantan adalah sebuah mitos, dan jika dia punya pilihan, dia akan memiliki ukuran yang normal.

Penelitian terbaru di Inggris menunjukkan meskipun orang-orang sangat tertarik dengan ukuran penis, sebagian besar wanita lebih tertarik pada lingkar penis dibandingkan panjangnya.

Berbicara kepada acara ITV; "This Morning", Barr (40) mengatakan dia pertama kali menyadari penisnya yang berukuran 30,5 cm lebih panjang dari rata-rata saat kelas pendidikan jasmani di sekolah.

Baca Juga: Pria Ini Hidup dengan 2 Penis, Bicara tentang Kehidupan Seksnya yang Tak Biasa

Dia mengaku menjadi pria pemalu ketika masih muda, dan sangat ingin menjadi normal seperti teman-temannya.

Seiring bertambahnya usia, Barr mengatakan bahwa memiliki alat kelamin yang lebih besar memiliki dampak buruk—termasuk dia merasa berkewajiban untuk memberi tahu orang-orang yang dia kencani sebelum mereka mengetahuinya.

“Ini sulit, karena ini bukanlah sesuatu yang benar-benar mengejutkan orang, karena hal ini hanya membuat orang takut secara umum,” katanya kepada acara ITV.

“Tapi yang jelas (tidak boleh) menyeramkan dan mengungkitnya terlalu dini. (Tapi) bagaimana Anda memulai percakapan itu?”

Suatu kencan yang dia jalani berubah menjadi mimpi buruk ketika dia menyadari bahwa dia dijebak untuk tampil dalam pornografi.

"Wanita tersebut memiliki motif tersembunyi,” kata Barr, seraya menambahkan bahwa wanita tersebut ingin Barr muncul di OnlyFans, sebuah situs web yang populer di kalangan penghibur dewasa, yang darinya dia dapat menghasilkan uang.

Barr mengatakan bahwa sudah menjadi hal yang lumrah jika orang-orang menginginkannya. "Sebagai nilai jual untuk pekerjaan orang dewasa," katanya.

Barr juga mengatakan dia dikeluarkan dari kelas yoga karena orang mengira dia terangsang.

“Saya mengenakan kemeja dan celana pendek yang sangat longgar (dan karena) posisi yoga, orang-orang salah paham.”

Barr sedang dalam proses menulis buku tentang kejantanannya yang berjudul "A Long Story: Life with one of the World’s Largest Penises".

Dia mengatakan lebih besar tidak selalu lebih baik.

“Bahkan jika itu bermanfaat dalam beberapa hal, ada masalah praktisnya," katanya, seperti dikutip news.com.au, Kamis (25/4/2024).

“Bukan itu yang diinginkan orang, orang hanya ingin Anda menjadi normal padahal sebenarnya tidak," paparnya. “Orang-orang mengolok-olok Anda atau mengatakan Anda aneh."

Barr mengatakan ada banyak asumsi tentang pria dengan penis besar yang tidak benar.

“Orang-orang mengira (memiliki penis besar) lebih kuat, lebih jantan—ini hanya mitos karena orang yang menyombongkannya seringkali bukan (seperti hal-hal itu).”

Dia mengatakan kepada pembawa acara Ben Shepherd bahwa dia telah mempertimbangkan untuk melakukan operasi pengurangan ukuran penisnya, tetapi hal itu berisiko dan mahal—mungkin menghabiskan biaya hampir USD30.000.

“Ini tidak terlalu sering dilakukan. Ini hanya dilakukan secara normal untuk tumor dan sejenisnya. Dan dalam hal fungsi normal, itu tidak umum," katanya.

Barr mengatakan dia ingin berbicara tentang ukuran penis untuk menghilangkan stigma mengenai hal tersebut.

“Saya tidak mengerti mengapa ada perbedaan membicarakan hal ini dan membicarakan tentang payudara Anda atau bagian tubuh lainnya...itu tidak bersifat seksual. Itu hanya fakta kehidupan," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved