200 Hari Perang Israel di Gaza, Berikut 5 Faktanya

Rabu, 24 April 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Pasukan Israel telah berulang kali menargetkan rumah sakit di Jalur Gaza, termasuk mengepung beberapa fasilitas kesehatan terbesarnya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus pada tanggal 30 Maret mengatakan hanya 10 dari 36 rumah sakit di Gaza yang “tidak berfungsi”.

Tlaleng Mofokeng, pelapor khusus PBB untuk hak atas kesehatan, pada hari Senin mengatakan setidaknya 350 profesional kesehatan telah terbunuh sejak 7 Oktober dan 520 orang terluka, dan menambahkan bahwa jumlah tersebut “sangat tidak dilaporkan”.

Mofokeng mengatakan perang Israel di Gaza sejak awal merupakan “perang terhadap hak atas kesehatan” dan telah “melenyapkan” sistem kesehatan di wilayah pesisir tersebut.

Kantor media Gaza pada hari Selasa mengatakan 485 staf medis telah tewas sejak perang dimulai.

“Kehancuran fasilitas kesehatan terus meningkat dalam jumlah yang belum dapat diukur sepenuhnya,” kata Mofokeng, seorang dokter dari Afrika Selatan.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa fasilitas kesehatan paling terkenal di Gaza dikepung oleh pasukan Israel. Pekan lalu, hampir 300 jenazah diambil dari kuburan massal yang ditemukan di dalam Kompleks Medis Nasser di Khan Younis beberapa minggu setelah pasukan Israel mundur.

Bulan ini, sejumlah jenazah juga ditemukan di Rumah Sakit al-Shifa Kota Gaza, yang dikepung oleh pasukan Israel selama berminggu-minggu.

5. Empat Resolusi PBB yang Menyerukan Gencatan Senjata Diveto

Amerika Serikat telah tiga kali memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata sejak 7 Oktober, sementara resolusi gencatan senjata keempat diblokir oleh Aljazair, Rusia dan Tiongkok.

Pada tanggal 23 Maret, ketiga negara tersebut memveto resolusi yang dirancang AS, yang menurut Moskow merupakan “tontonan munafik” yang tidak memberikan tekanan pada Israel.

Pada tanggal 25 Maret, AS memutuskan untuk tidak memveto resolusi gencatan senjata dengan abstain dalam pemungutan suara. Resolusi tersebut menyerukan gencatan senjata segera selama bulan puasa Ramadhan. Israel gagal menghentikan perangnya meskipun ada resolusi.

AS secara konsisten mendukung Israel di PBB dan juga memasok sejumlah besar senjata ke negara tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui bantuan sebesar $26 miliar kepada Israel pada akhir pekan. Undang-undang tersebut sekarang sedang dipertimbangkan oleh Senat.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved