Bagaimana Hubungan Yordania dan Iran? Keduanya Punya Relasi Sejarah yang Rumit
Rabu, 24 April 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Baik Yordania dan Iran yang berada di bawah Dinasti Pahlevi sama-sama berorientasi pada Barat dan memusuhi komunisme.
Pada tahun 1950-an, Raja Hussein dari Yordania meresmikan kedutaan Yordania di Teheran, dan secara resmi menjalin hubungan dengan Iran.
Namun terkadang hubungan tersebut tegang sebab Iran di bawah dinasti Pahlevi memiliki hubungan resmi dengan Israel, sedangkan Yordania tidak.
Sayangnya hubungan harmonis itu berujung buruk setelah Revolusi Iran pecah di tahun 1979. Hal ini membuat Yordania, bersama dengan sebagian besar negara-negara Arab di Teluk Persia, segera mendukung Saddam Hussein (Tokoh Revolusioner Irak) dalam Perang Iran-Irak tahun 1980-an.
Karena dukungan Yordania terhadap Irak, diperlukan waktu satu dekade sebelum Iran dan Yordania dapat menormalisasi kembali hubungan mereka.
Hubungan Yordania dengan Iran menjadi lebih rumit setelah menentang pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah yang merupakan sekutu Iran.
Pada tahun 1950-an, Raja Hussein dari Yordania meresmikan kedutaan Yordania di Teheran, dan secara resmi menjalin hubungan dengan Iran.
Namun terkadang hubungan tersebut tegang sebab Iran di bawah dinasti Pahlevi memiliki hubungan resmi dengan Israel, sedangkan Yordania tidak.
Sayangnya hubungan harmonis itu berujung buruk setelah Revolusi Iran pecah di tahun 1979. Hal ini membuat Yordania, bersama dengan sebagian besar negara-negara Arab di Teluk Persia, segera mendukung Saddam Hussein (Tokoh Revolusioner Irak) dalam Perang Iran-Irak tahun 1980-an.
Karena dukungan Yordania terhadap Irak, diperlukan waktu satu dekade sebelum Iran dan Yordania dapat menormalisasi kembali hubungan mereka.
Hubungan Yordania dengan Iran menjadi lebih rumit setelah menentang pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah yang merupakan sekutu Iran.
Lihat Juga :