Deretan Sanksi Baru AS ke Iran, Salah Satunya Melemahkan Perekonomian

Kamis, 18 April 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Mantan Presiden Donald Trump menerapkan kembali sanksi AS yang dilonggarkan berdasarkan kesepakatan internasional mengenai program nuklir Teheran ketika ia menarik diri pada tahun 2018.

“Kita harus realistis bahwa dari sudut pandang AS, meski selalu ada lebih banyak sanksi yang bisa diterapkan, kita berada di dunia yang tekanan ekonominya semakin berkurang karena kita sudah menerapkan begitu banyak sanksi,” kata Harrell.

Baca Juga: 4 Senjata Pertahanan Iran dalam Menghadapi Potensi Serangan Balasan Israel

3. Pengawasan Akan Diperluas

Deretan Sanksi Baru AS ke Iran, Salah Satunya Melemahkan Perekonomian

Foto/Reuters

Para pemimpin Partai Republik di DPR menuduh Presiden Joe Biden gagal menegakkan tindakan yang ada dan mengatakan mereka akan mengambil serangkaian rancangan undang-undang untuk mempertajam sanksi terhadap Iran.

Diantaranya adalah undang-undang yang akan meningkatkan pengawasan kongres terhadap keringanan sanksi, memperketat pembatasan ekspor barang dan teknologi Amerika ke Iran dan mengharuskan pemerintah untuk memastikan pengecualian kemanusiaan terhadap sanksi tersebut tidak memfasilitasi tindakan terorisme atau proliferasi senjata pemusnah massal. .

Belum ada indikasi kapan, jika ada, tindakan tersebut akan menjadi undang-undang, yang memerlukan persetujuan Senat yang dipimpin Partai Demokrat dan tanda tangan Presiden Demokrat Joe Biden.

DPR pada Senin malam secara mayoritas meloloskan rancangan undang-undang yang disebut Undang-Undang Sanksi Energi Iran-Tiongkok, yang akan memperluas sanksi terhadap Iran dengan mewajibkan laporan tahunan untuk menentukan apakah lembaga keuangan Tiongkok telah berpartisipasi dalam transaksi minyak Iran. Perjanjian ini akan melarang lembaga-lembaga keuangan AS memiliki rekening di entitas Tiongkok mana pun yang terlibat dalam kesepakatan tersebut.

RUU tersebut menghadapi masa depan yang tidak pasti di Senat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Ibunda Vega Darwanti...
Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia, Irfan Hakim Ceritakan Momen Haru Terakhir
LABSPROJECT 2026 Dorong...
LABSPROJECT 2026 Dorong Kreativitas dan Kolaborasi Siswa SMA Labschool Jakarta
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved