Deretan Sanksi Baru AS ke Iran, Salah Satunya Melemahkan Perekonomian

Kamis, 18 April 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Senat yang dipimpin Partai Demokrat dapat mempertimbangkan undang-undangnya sendiri. Komite Hubungan Luar Negeri Senat mengesahkan rancangan undang-undang pada hari Selasa yang akan memberlakukan tindakan terhadap pelabuhan dan kilang asing yang memproses minyak yang diekspor dari Iran yang melanggar sanksi AS, setelah rancangan undang-undang pendamping disahkan tahun lalu di DPR.

Pemerintahan Biden telah menjatuhkan sanksi terhadap ratusan orang dan entitas dalam tindakan terkait Iran sejak tahun 2021.

4. Menghambat Program Nuklir Iran

Deretan Sanksi Baru AS ke Iran, Salah Satunya Melemahkan Perekonomian

Foto/Reuters

Sanksi AS terhadap Iran menargetkan kemampuan nuklir, sektor energi dan pertahanan, pejabat pemerintah, bank, dan aspek ekonomi Iran lainnya:

AS telah menjatuhkan sanksi terhadap Organisasi Energi Atom Iran dan perusahaan lain yang dikatakan terkait dengan program nuklir Iran, serta puluhan bank, termasuk Bank Sentral Iran.

Washington juga telah menargetkan Perusahaan Minyak Nasional Iran, Kementerian Perminyakan dan lainnya dalam upaya membendung pendapatan yang diterima Iran dari sektor energinya, dan telah menargetkan perusahaan-perusahaan di luar Iran – termasuk di Tiongkok dan Uni Emirat Arab – terkait perdagangan petrokimia Iran. dan petroleum meskipun ada sanksi AS.

AS telah menjatuhkan beberapa rangkaian sanksi terhadap Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Pasukan Quds di luar negeri, dan Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata, serta orang-orang dan entitas yang dikatakan terkait dengan mereka. Washington telah menetapkan IRGC dan Pasukan Quds sebagai Organisasi Teroris Asing.

Pejabat pemerintah Iran, termasuk Presiden Ebrahim Raisi, telah menjadi sasaran.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved