4 Senjata Pertahanan Iran dalam Menghadapi Potensi Serangan Balasan Israel

Kamis, 18 April 2024 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Rudal ini dilaporkan dapat mengunci target – termasuk rudal balistik jarak jauh, drone, dan jet tempur siluman – pada jarak hingga 400 km, melacak 60 target dan menyerang enam target sekaligus, serta menyerang mereka pada jarak hingga 300 km (186 mil).

Media pemerintah Iran mengatakan sistem ini dalam beberapa aspek lebih unggul dari sistem S-300 buatan Rusia dan bahkan sebanding dengan baterai S-400 yang lebih canggih, yang merupakan salah satu sistem paling canggih di dunia. Bavar-373 belum pernah digunakan dalam pertempuran di luar latihan militer di Iran, namun para ahli menganggapnya sebagai sebuah komponen

Selain sistem pertahanan rudal Tor Rusia, Iran juga mengoperasikan sistem S-300. Teheran menerima yang terakhir setelah implementasi perjanjian nuklirnya dengan negara-negara besar pada tahun 2016.

Sistem S-300, yang pertama kali dioperasikan oleh Uni Soviet pada akhir tahun 1970-an, dirancang untuk menembak jatuh pesawat terbang, drone, serta rudal jelajah dan balistik yang mendekat pada jarak hingga 150 km (93 mil), sedangkan Tor adalah sistem rudal jelajah rendah hingga 150 km (93 mil). sistem ketinggian menengah untuk menghadapi ancaman pada jarak hingga 16 km (10 mil).

Baca Juga: 3 Faktor yang Menyebabkan Arab Saudi Membela Israel

3. Sistem Pertahanan Rudal Arman dan Azarakhsh

4 Senjata Pertahanan Iran dalam Menghadapi Potensi Serangan Balasan Israel

Foto/Reuters

Iran mengoperasikan berbagai macam baterai pertahanan rudal yang dikembangkan secara lokal yang menggunakan serangkaian rudal untuk membangun lapisan pertahanan di balik sistem jarak jauh.

Berbagai sistem pertahanan jarak menengah, termasuk Arman, Tactical Sayyad, dan Khordad-15 dapat mempertahankan langit Iran dari sasaran pada jarak hingga 200 km (124 mil) pada ketinggian berbeda.

Arman, yang diresmikan pada November 2022, dipasang di bagian belakang truk militer dan siap dikerahkan dalam hitungan menit. Rudal ini hadir dalam dua versi, menggunakan radar array yang dipindai secara elektronik aktif atau pasif – yang akurat dan sulit untuk diganggu – dan dirancang untuk memerangi senjata balistik taktis yang dimaksudkan untuk digunakan di medan perang dalam jarak kurang dari 300 km (186 mil).

Sistem Arman dilengkapi dengan rudal yang ditujukan untuk melawan amunisi penghancur bunker berpemandu presisi yang dirancang untuk menghancurkan bangunan berbenteng atau bawah tanah.

Ancaman masuk yang berhasil menghindari sistem jarak menengah akan dihadapi oleh baterai jarak pendek Iran, termasuk Azarakhsh, Majid dan Zoubin. Azarakhsh dapat dilihat pada video di bawah ini.

Azarakhsh, yang diluncurkan bersamaan dengan Arman, adalah sistem kompak yang dirancang untuk pertempuran di ketinggian rendah guna melawan ancaman seperti drone dan quadcopter. Ia dapat mendeteksi target pada jarak 50 km (31 mil), dengan pelacak optik mengejar target hingga 25 km (16 mil).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved