6 Negara Timur Tengah yang Berperang dengan Israel

Senin, 15 April 2024 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2006, serangan lintas batas oleh Hizbullah memicu perang selama 34 hari dengan Israel. Terlepas dari semua kematian dan kehancuran yang terjadi, Hizbullah mampu mempersenjatai kembali dan membangun kembali. Pada tahun 2024, diperkirakan ada 150.000 roket dan rudal yang diarahkan ke Israel.

"Setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, Hizbullah meluncurkan lebih dari 700 roket atau rudal ke Israel utara dalam tiga bulan pertama—sebagai bentuk simpati terhadap sekutu Palestina mereka," ungkap Wright.

3. Iran

6 Negara Timur Tengah yang Berperang dengan Israel

Foto/Reuters

Israel dan Iran mempunyai hubungan diplomatik dan ekonomi, termasuk perdagangan minyak dan senjata, hingga monarki digulingkan dalam revolusi tahun 1979. Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi, mengutuk Israel sebagai “musuh Islam” dan “Setan Kecil” (sementara Amerika Serikat adalah “Setan Besar).

Meskipun ada kesepakatan senjata rahasia dengan Israel selama delapan tahun perang Iran dengan Irak, ketegangan terus meningkat. Setelah Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengatakan pada tahun 2005 bahwa Israel harus dihapus dari peta, Wakil Perdana Menteri Israel Shimon membalas pada tahun 2006, “Presiden Iran harus ingat bahwa Iran juga dapat dihapus dari peta.” Ancaman Iran terus berlanjut. Pada tahun 2010, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mentweet, “Israel adalah entitas mengerikan di Timur Tengah yang tidak diragukan lagi akan dimusnahkan.”

"Ketegangan telah terjadi, terutama terkait dukungan Teheran terhadap milisi di Poros Perlawanan. Iran membantu pembentukan Hizbullah dan membantunya menjadi yang terbesar di Timur Tengah dan salah satu aktor non-negara terbesar di dunia. Republik Islam juga mempersenjatai dan membantu milisi lainnya—kumpulan milisi Syiah di bawah rubrik Pasukan Mobilisasi Populer di Irak, milisi Muslim lokal di Suriah, Hamas dan Jihad Islam Palestina di Otoritas Palestina, dan Houthi di Yaman. Semuanya memiliki tujuan strategis yang sama untuk melenyapkan Israel," papar Wright.

Yang terbaru adalah Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal jelajah ke Israel pada Sabtu (13/4/2024). Baik Israel dan Iran saling klaim memenangkan perang yang hanya berlangsung sehari. Tapi dunia tahu, Iran mampu mewujudkan janjinya untuk menyerang Iran.

4. Yaman

6 Negara Timur Tengah yang Berperang dengan Israel

Foto/Reuters

Gerakan pemberontak Houthi muncul pada tahun 1990an di antara sekte suku Syiah yang berkomitmen untuk menghidupkan kembali tradisi budaya dan agama. Setelah pemberontakan Arab Spring mengakhiri 22 tahun pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh, Yaman mengalami kehancuran politik. Perang saudara meletus pada tahun 2014 setelah pemberontak Houthi merebut Sanaa, ibu kota dan kekuasaan dari pemerintah yang didukung oleh negara tetangga Arab Saudi.

Pada Oktober 2023, Houthi meluncurkan front ketiga pelayaran komersial di Laut Merah, jalur air strategis yang dilalui hampir sepertiga pelayaran internasional dalam perjalanan ke Terusan Suez.

"Mereka mengklaim kampanye drone dan rudal tersebut untuk mendukung sekutu mereka di Hamas, meskipun sebagian besar kapal yang menjadi sasaran tidak memiliki koneksi ke Israel. Amerika Serikat menanggapinya dengan memobilisasi dua koalisi internasional. Operation Prosperity Guardian berkomitmen untuk melindungi pengiriman internasional Operasi Poseidon Archer mencegat drone dan rudal Houthi di Laut Merah dan menyerang situs militer mereka di Yaman," ujar Wright.

5. Suriah

6 Negara Timur Tengah yang Berperang dengan Israel

Foto/Reuters

Israel dan Suriah dalam status perang. Suriah menjadi basis pertahanan Iran untuk mendukung Hamas dan Hizbullah dana perang melawan Israel. Namun, Suriah pun kerap menjadi korban karena kerap menjadi target serangan Israel, termasuk pengeboman konsulat Iran di Suriah pad 1 April lalu yang mengakibatkan banyak pejabat militer Iran yang tewas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved