Pemimpin Hamas Bersumpah Hancurkan Israel setelah 6 Bulan Perang
Sabtu, 13 April 2024 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Militer Israel (IDF) mengatakan mereka sedang melakukan “operasi berbasis intelijen yang tepat” terhadap para pejuang dan infrastruktur mereka di Gaza tengah.
“Selama beberapa hari terakhir, jet tempur IDF menyerang lebih dari 60 sasaran di Jalur Gaza, termasuk pos peluncuran bawah tanah, infrastruktur militer, dan lokasi di mana pejuang bersenjata beroperasi. Secara paralel, artileri IDF menyerang infrastruktur di Jalur Gaza tengah,” ungkap pernyataan IDF.
Hamas mengatakan, “Pemboman Israel di Al-Nusseirat menargetkan rumah dan properti warga sipil setelah gagal mencapai prestasi militer di lapangan atau melaksanakan agenda kriminal apa pun dengan menggusur warga kami.”
Israel membantah sengaja menargetkan warga sipil dan menuduh Hamas menggunakan bangunan tempat tinggal sebagai tempat berlindung. Hamas membantah hal ini.
Meshaal, yang tinggal di pengasingan dan mengepalai kantor politik Hamas di diaspora, berbicara di acara di Doha, Qatar, untuk berduka atas kematian anggota keluarga Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam serangan udara Israel di Gaza pada Rabu.
“Ini bukanlah babak final,” tegas Meshaal, merujuk pada perang yang terjadi saat ini. “Ini adalah babak penting dalam perjalanan pembebasan Palestina dan mengalahkan proyek Zionis.”
Sebanyak 33.634 warga Palestina, termasuk 89 orang dalam 24 jam terakhir, telah terbunuh sejak serangan Israel dimulai, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan dalam pembaruan data pada Jumat.
“Selama beberapa hari terakhir, jet tempur IDF menyerang lebih dari 60 sasaran di Jalur Gaza, termasuk pos peluncuran bawah tanah, infrastruktur militer, dan lokasi di mana pejuang bersenjata beroperasi. Secara paralel, artileri IDF menyerang infrastruktur di Jalur Gaza tengah,” ungkap pernyataan IDF.
Hamas mengatakan, “Pemboman Israel di Al-Nusseirat menargetkan rumah dan properti warga sipil setelah gagal mencapai prestasi militer di lapangan atau melaksanakan agenda kriminal apa pun dengan menggusur warga kami.”
Israel membantah sengaja menargetkan warga sipil dan menuduh Hamas menggunakan bangunan tempat tinggal sebagai tempat berlindung. Hamas membantah hal ini.
Meshaal, yang tinggal di pengasingan dan mengepalai kantor politik Hamas di diaspora, berbicara di acara di Doha, Qatar, untuk berduka atas kematian anggota keluarga Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam serangan udara Israel di Gaza pada Rabu.
“Ini bukanlah babak final,” tegas Meshaal, merujuk pada perang yang terjadi saat ini. “Ini adalah babak penting dalam perjalanan pembebasan Palestina dan mengalahkan proyek Zionis.”
Sebanyak 33.634 warga Palestina, termasuk 89 orang dalam 24 jam terakhir, telah terbunuh sejak serangan Israel dimulai, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan dalam pembaruan data pada Jumat.
Lihat Juga :