Bagaimana India Melakukan Aksi Spionase dan Pembunuhan di Pakistan?

Minggu, 07 April 2024 - 17:17 WIB
loading...
A A A
“Seperti yang diketahui dunia, Pakistan telah lama menjadi pusat terorisme, kejahatan terorganisir, dan aktivitas transnasional ilegal. India dan banyak negara lain telah secara terbuka memperingatkan Pakistan dengan memperingatkan bahwa mereka akan termakan oleh budaya teror dan kekerasannya sendiri,” kata pernyataan India.

Namun Pakistan bukan lagi satu-satunya negara yang melontarkan tuduhan serupa terhadap India.

5. Bukan Cuma di Pakistan, tapi di AS dan Kanada

Bagaimana India Melakukan Aksi Spionase dan Pembunuhan di Pakistan?

Foto/AP

Tuduhan dan laporan mengenai keterlibatan India dalam pembunuhan warga negara Pakistan muncul pada saat New Delhi juga dituduh oleh Amerika Serikat dan Kanada mempunyai peran potensial dalam rencana pembunuhan terhadap para pembangkang yang tinggal di negara-negara tersebut.

Pada bulan November, jaksa AS mengatakan seorang pejabat intelijen India telah mendalangi rencana pembunuhan separatis Sikh Gurpatwant Singh Pannun, yang berkewarganegaraan ganda AS dan Kanada, di New York. Nikhil Gupta, perantara yang bertugas menemukan pembunuh bayaran, ditahan di Republik Ceko. Plot tersebut terungkap setelah Gupta menghubungi seorang pembunuh bayaran yang ternyata dibayar oleh agen-agen federal AS, menurut jaksa.

Sebelumnya, pada bulan Agustus, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berdiri di Parlemen untuk secara terbuka menuduh India atas pembunuhan separatis Sikh lainnya, Hardeep Singh Nijjar, di dekat Vancouver. Tuduhan-tuduhan tersebut telah membuat hubungan India-Kanada menjadi sangat kaku.

India membantah terlibat dalam pembunuhan Nijjar dan mengatakan pihaknya sedang menyelidiki tuduhan yang dibuat oleh jaksa AS. Menteri Luar Negeri S Jaishankar mengatakan bukanlah kebijakan India untuk melakukan pembunuhan yang ditargetkan di luar negeri.

6. Lembaga Keamanan Pakistan Dipertanyakan

Bagaimana India Melakukan Aksi Spionase dan Pembunuhan di Pakistan?

Foto/AP

Sayed, analis keamanan, mengatakan bahwa pembunuhan baru-baru ini di Pakistan – jika memang ada hubungannya dengan mata-mata India – menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas badan keamanan Pakistan.

“Orang-orang yang menjadi sasaran ini pernah menjadi anggota organisasi bersenjata pro-Pakistan. Meskipun ada tekanan dari rekan-rekan mereka, orang-orang ini menahan diri untuk tidak terlibat dalam permusuhan terhadap pasukan keamanan dan tetap menjaga kesetiaan kepada negara Pakistan,” jelasnya.

Potensi keterlibatan badan keamanan India dalam serangan ini dapat menunjukkan adanya perubahan dalam pendekatan New Delhi, katanya.

“Jika terbukti, tindakan tersebut mungkin mengindikasikan langkah strategis yang bertujuan melemahkan kapasitas Pakistan untuk meningkatkan pemberontakan di Kashmir melawan pasukan India,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Tak Sekadar Hilangkan...
Tak Sekadar Hilangkan Bau Badan, Deodoran Tawas Dorong Gaya Hidup Sehat
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved