3.000 Eks Tentara Bayaran Wagner Rusia Bakal Gabung Pasukan Khusus Chechnya

Minggu, 07 April 2024 - 12:17 WIB
loading...
3.000 Eks Tentara Bayaran...
Sekitar 3.000 mantan tentara bayaran Wagner Rusia akan gabung Pasukan Khusus Akhmat dari Chechnya. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Unit pasukan khusus Akhmat dari Chechnya akan menyerap 3.000 mantan tentara bayaran Wagner Group Rusia. Demikian diumumkan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.

Seorang komandan terkenal Wagner dengan tanda panggilan Ratibor juga akan bergabung dengan unit elite Chechnya.

Setelah upaya pemberontakan yang gagal oleh ketua Wagner, Yevgeny Prigozhin—yang kini sudah meninggal—pada bulan Juni 2023, pihak berwenang Rusia memberikan pilihan kepada anggota kelompok tersebut untuk menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan atau pindah ke Belarusia.

Dalam posting-an di saluran Telegramnya, Kadyrov menulis bahwa Kementerian Pertahanan Rusia telah mengalokasikan jumlah lowongan yang diperlukan untuk mengakomodasi pendatang baru di unit Akhmat.

Baca Juga: Intel AS: Tentara Bayaran Wagner Rusia Bakal Kirim Rudal Canggih ke Hizbullah

Dia menambahkan bahwa pengaturan dan formalitas lainnya akan diselesaikan dalam waktu dekat, dan mantan tentara bayaran Wagner akan segera mengambil tindakan.

Pemimpin Chechnya tersebut memuji para mantan tentara Wagner sebagai “pejuang yang sangat efektif” dan berpengalaman, yang telah membuktikan keberanian mereka di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved