India dan Pakistan Terancam Berperang! New Delhi Siap Kejar Teroris yang Melarikan Diri ke Islamabad

Sabtu, 06 April 2024 - 15:44 WIB
loading...
India dan Pakistan Terancam...
India dan Pakistan terancam berperang. Foto/AP
A A A
NEW DELHI - India akan memasuki Pakistan untuk membunuh siapa pun yang melarikan diri melewati perbatasan setelah mencoba melakukan aksi teroris di negara itu. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan kepada stasiun CNN News18.

Komentar menteri tersebut muncul sehari setelah surat kabar Guardian Inggris menerbitkan laporan yang menyatakan pemerintah India telah membunuh sekitar 20 orang di Pakistan sejak tahun 2020 sebagai bagian dari rencana yang lebih luas untuk memberantas teroris yang berada di wilayah asing.

Kementerian Luar Negeri India tidak menanggapi permintaan Reuters untuk mengomentari laporan tersebut, sementara Kementerian Luar Negeri Pakistan menolak memberikan komentar. Pakistan membantah menampung militan.

Baca Juga: Mengapa Banyak Anak Muda India, Nepal dan Sri Lanka Jadi Tentara Bayaran Rusia?

“Jika mereka melarikan diri ke Pakistan, kami akan memasuki Pakistan untuk membunuh mereka,” kata Singh kepada saluran tersebut saat menjawab pertanyaan tentang laporan tersebut.

“India selalu ingin menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangganya… Namun jika ada orang yang berulang kali menunjukkan kemarahan kepada India, datang ke India dan mencoba mempromosikan kegiatan teroris, kami tidak akan membiarkan mereka,” kata Singh.

Hubungan antara kedua negara telah memburuk sejak bom bunuh diri pada konvoi militer India di Kashmir pada tahun 2019 ditelusuri dilakukan oleh militan yang berbasis di Pakistan, yang menyebabkan New Delhi melakukan serangan udara terhadap apa yang dikatakan sebagai pangkalan militan di Pakistan.

Pakistan mengatakan awal tahun ini bahwa mereka memiliki bukti kredibel yang menghubungkan agen-agen India dengan pembunuhan dua warganya di wilayahnya.

India mengatakan itu adalah propaganda yang “salah dan jahat”.

Laporan di Guardian muncul beberapa bulan setelah Kanada dan AS menuduh India membunuh atau berusaha membunuh orang di negara-negara tersebut.

Kanada mengatakan pada bulan September bahwa mereka sedang mengejar “tuduhan yang kredibel” yang menghubungkan India dengan kematian seorang pemimpin separatis Sikh yang ditembak mati pada bulan Juni – klaim yang menurut India “tidak masuk akal dan termotivasi”.

Seorang pejabat tinggi Kanada mengatakan pada bulan Januari bahwa India bekerja sama dalam masalah ini dan hubungan bilateral membaik.

AS juga mengatakan pada bulan November bahwa mereka telah menggagalkan rencana India untuk membunuh seorang pemimpin separatis Sikh dan mengumumkan dakwaan terhadap seseorang yang dikatakan telah bekerja dengan India untuk mengatur percobaan pembunuhan tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved