5 Kelompok Pejuang Syiah Paling Disegani di Timur Tengah, Ada yang Pernah Perang Lawan ISIS

Sabtu, 06 April 2024 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Pada sepak terjangnya, Kataib Hizbullah juga sering melakukan serangan berbahaya, termasuk yang ditujukan terhadap pasukan AS dan sekutu koalisi di Irak.

Pada tanggal 27 Desember 2019 misalnya, mereka melancarkan serangan roket ke pangkalan militer K1 dekat Kirkuk yang membunuh seorang kontraktor sipil AS dan melukai empat anggota militer AS serta dua personel pasukan keamanan Irak.

4. Badr Organization


Organisasi Badr adalah pejuang Syiah yang dibentuk sekitar 1982. Menjadi salah satu proksi terkuat Iran di Irak, keberadaannya sudah banyak mendapat dukungan dari Teheran.

Kelompok ini pernah berbasis di Iran pada masa pemerintahan Saddam Hussein, namun akhirnya kembali ke Irak. Pada 2014, Badr Organization juga bergabung dengan PMF yang memerangi ISIS dari tahun 2014 hingga 2017.

5. Asaib Ahl al Haq


Asaib Ahl al Haq didirikan pada 2006. Milisi Syiah ini banyak dilatih dan dipersenjatai oleh Iran dan Hizbullah.

Pada kurun 2006-2011 atau ketika Amerika Serikat menarik diri dari Irak, kelompok ini melancarkan banyak serangan terhadap tentara AS dan koalisi.

Bersama perkiraan 20.000 anggota, mereka sudah ditetapkan Departemen Luar Negeri AS sebagai Organisasi Teroris Asing pada 2020.

Itulah beberapa nama kelompok pejuang Syiah paling disegani di Timur Tengah.

Baca juga: Iran Peringatkan AS: Jangan Jatuh ke dalam Perangkap Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved