Takut Kehilangan Pengaruh di Kalangan Gen-Z, Keluarga Kaisar Jepang Hadir di Instagram
Rabu, 03 April 2024 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
“Senang sekali kami bisa melihat sedikit aktivitas mereka karena kami tidak tahu apa yang mereka lakukan,” kata Koki Yoneura, siswa berusia 21 tahun. “Untungnya mereka terlihat lebih dekat dengan kita.”
Baca Juga: Momen Kocak WNI Curhat Kerja Ngadu Nasib di Jepang, Supervisornya Ternyata Orang Madura Asli
Yukino Yoshiura, yang juga seorang pelajar, berkata bahwa dia sangat senang melihat lebih banyak postingan tentang Putri Aiko. “Aiko-sama hampir seusia kami dan baru saja lulus dari universitas, jadi saya sangat senang bisa melihat fotonya,” katanya sambil memanggil sang putri dengan sebutan hormat “sama.”
Debut media sosial keluarga kerajaan Jepang terjadi 15 tahun setelah keluarga kerajaan Inggris bergabung dengan X, sebelumnya Twitter, pada tahun 2009.
Ayah Naruhito, Kaisar Emeritus Akihito – yang turun tahta pada tahun 2019 – dan istrinya sangat populer pada masanya. Namun saat ini, penggemar keluarga kerajaan sebagian besar adalah generasi tua.
Pejabat Istana telah mempertimbangkan untuk menggunakan media sosial untuk membuat lebih banyak orang tertarik pada keluarga tersebut dan aktivitas mereka. Tahun lalu, badan tersebut membentuk tim ahli untuk mempelajari dampak penggunaan media sosial terhadap keluarga kekaisaran.
Baca Juga: Momen Kocak WNI Curhat Kerja Ngadu Nasib di Jepang, Supervisornya Ternyata Orang Madura Asli
Yukino Yoshiura, yang juga seorang pelajar, berkata bahwa dia sangat senang melihat lebih banyak postingan tentang Putri Aiko. “Aiko-sama hampir seusia kami dan baru saja lulus dari universitas, jadi saya sangat senang bisa melihat fotonya,” katanya sambil memanggil sang putri dengan sebutan hormat “sama.”
Debut media sosial keluarga kerajaan Jepang terjadi 15 tahun setelah keluarga kerajaan Inggris bergabung dengan X, sebelumnya Twitter, pada tahun 2009.
Ayah Naruhito, Kaisar Emeritus Akihito – yang turun tahta pada tahun 2019 – dan istrinya sangat populer pada masanya. Namun saat ini, penggemar keluarga kerajaan sebagian besar adalah generasi tua.
Pejabat Istana telah mempertimbangkan untuk menggunakan media sosial untuk membuat lebih banyak orang tertarik pada keluarga tersebut dan aktivitas mereka. Tahun lalu, badan tersebut membentuk tim ahli untuk mempelajari dampak penggunaan media sosial terhadap keluarga kekaisaran.
Lihat Juga :