Rusia Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V

Minggu, 16 Agustus 2020 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Direktur dana kekayaan kedaulatan Rusia, yang mendanai proyek tersebut, Kirill Dmitriev menunjukkan bahwa Moskow telah menerima pesanan lebih dari satu miliar dosis vaksin dari 20 negara. (Baca: Rusia Kebanjiran Pesanan Vaksin Covid-19 )

Regulator kesehatan Rusia mendaftarkan vaksin tersebut setelah lolos uji coba Tahap II pada bulan Juni dan Juli. Diputuskan bahwa menyelesaikan uji coba Tahap III tidak diperlukan untuk peluncuran awal karena didasarkan pada platform yang sudah terbukti. Namun, penting untuk dicatat bahwa Sputnik V tidak akan diedarkan secara umum hingga Januari 2021, memungkinkan empat hingga lima bulan lagi untuk mengamati efektivitasnya lebih lanjut.

Keputusan itu dikritik oleh beberapa pemerintah Barat dan profesional kesehatan, yang menganggapnya terburu-buru dan berpotensi berbahaya. Konon, beberapa dari mereka tampaknya mendapat kesan bahwa vaksin akan segera beredar massal. Pada kenyataannya, vaksin ini pada awalnya hanya akan tersedia bagi pekerja yang rentan dalam peran di garis depan yang penting. Meski begitu, partisipasi bersifat sukarela, tanpa ada yang dipaksa untuk ambil bagian. (Baca: Pakar: Tanpa Data Tes, Bagaimana Kita Percaya Vaksin Covid-19 Rusia? )

Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan, awal pekan ini, dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin bahwa pekerja medis dan guru akan menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa data dari uji coba akan segera dipublikasikan dan ini diharapkan dapat mengurangi beberapa kekhawatiran di sekitarnya.

Presiden Putin mengumumkan pendaftaran Sputnik V pada hari Selasa. Vaksin itu dibuat pada platform yang telah digunakan untuk pengembangan sejumlah vaksin lainnya. Menurut Kementerian Kesehatan, pengalaman menunjukkan bahwa vaksin tersebut mampu mengembangkan imunitas jangka panjang yang bertahan hingga dua tahun. (Baca: Putin: Rusia Negara Pertama di Dunia yang Setujui Vaksin Covid-19 )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
4 Ciri Orang Memiliki...
4 Ciri Orang Memiliki Khodam, Benarkah Bisa Dikenali?
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved