Pakar Bom Rusia Preteli Rudal Storm Shadow Sumbangan Inggris dan Prancis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 11:15 WIB
loading...
Pakar Bom Rusia Preteli...
Pakar bom Rusia mempreteli rudal Storm Shadow. Foto/ria novosti
A A A
MOSKOW - Video yang baru muncul menunjukkan rudal jarak jauh yang disumbangkan ke Ukraina oleh Barat dipreteli setelah ditembak jatuh pertahanan udara Rusia.

Inggris dan Prancis telah menyediakan lusinan rudal jelajah, yang dikenal sebagai Storm Shadows di Inggris dan SCALP di Perancis. Rudal itu disumbangkan ke Ukraina untuk digunakan dalam konfliknya dengan Rusia.

RIA Novosti menerbitkan video berdurasi tiga menit pada Jumat (29/3/2024) yang menunjukkan salah satu proyektil sedang dibongkar oleh teknisi militer Rusia.

Rekaman tersebut menunjukkan beberapa komponen penting dari rudal yang ditembak jatuh, termasuk mesin roket.



Namun, detail tertentu diburamkan dalam video tersebut, dan identitas teknisi yang melepaskan senjata juga dirahasiakan.

Dia dilaporkan merupakan salah satu tim ahli yang berspesialisasi dalam teknik roket, menurut laporan RIA Novosti.

Mereka mempelajari senjata Barat dan merumuskan protokol tentang cara menetralisirnya dengan aman. Instruksi tersebut kemudian dibagikan dengan unit pembuangan persenjataan lainnya.

Dalam kasus rudal Storm Shadow, penelitian ini memiliki manfaat tambahan yaitu memberikan wawasan kepada militer Rusia tentang cara menangkal rudal tersebut dengan lebih baik.

“Rudal-rudal tersebut terus ditingkatkan, namun kekuatan pertahanan udara juga menjadi lebih baik karena kami dapat mempelajari bagian-bagian tertentu dan algoritma kerja mereka,” papar sang spesialis.

Kantor berita tersebut menyatakan Storm Shadow dalam video tersebut kemungkinan tidak berfungsi karena tindakan penanggulangan elektronik Rusia dan jatuh ke tanah.

Rekaman tersebut menunjukkan rudal itu sendiri, fairing hidungnya, sekring muatan peledaknya, dan bagian lainnya.

Baca juga: Dalang Teror Suruh Para Tersangka Serangan Moskow Lari ke Kiev
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved