Arab Saudi Kutuk Israel Sita 800 Hektare Tanah Warga Palestina di Tepi Barat

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:30 WIB
loading...
Arab Saudi Kutuk Israel...
Pasukan Israel mengambil tindakan keamanan setelah dua pemukim perempuan Israel terbunuh dan satu lainnya terluka parah setelah serangan di Lembah Jordan dekat Tepi Barat pada 7 April 2023. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengutuk keputusan Israel menyita 800 hektare tanah warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Saudi menjadi negara terbaru yang menentang tindakan ilegal rezim kolonial Israel tersebut. Langkah rezim apartheid Zionis itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Pekan lalu, pihak berwenang Israel menyita lebih banyak lahan di wilayah Lembah Jordan di Tepi Barat yang diduduki.

Penyitaan itu diawasi Menteri Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich dengan tujuan memungkinkan pembangunan lebih banyak permukiman ilegal bagi pemukim Yahudi.

“Kerajaan menegaskan pemerintah pendudukan Israel terus melanggar hukum internasional dan legitimasi internasional resolusi (PBB) tanpa pencegahan,” papar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Saudi di Riyadh.

Kemlu Saudi menegaskan, “Hal ini melemahkan kredibilitas sistem internasional dan melemahkan peluang perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan solusi dua negara.”

Menyebut keputusan tersebut sebagai perpanjangan dari operasi permukiman paksa yang dilakukan pendudukan Israel di seluruh wilayah Palestina, Arab Saudi juga mengulangi seruannya kepada komunitas internasional untuk membantu menghentikan pelanggaran sistematis yang dilakukan pemukim Israel dengan segera dan mengembalikan tanah yang disita kepada pemilik Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved