5 Fakta Tragedi Jembatan Francis Scott Key di Baltimore

Rabu, 27 Maret 2024 - 20:50 WIB
loading...
A A A
Dalam operasi tersebut, setidaknya dua orang berhasil diselamatkan – satu dibawa ke rumah sakit dan kemudian dipulangkan, kata para pejabat.

Seorang rekan karyawan perusahaan konstruksi mengatakan dia diberitahu bahwa rekan kerjanya yang hilang sedang istirahat dan beberapa sedang duduk di truk ketika jembatan runtuh.

Gubernur Maryland Wes Moore mengatakan dia menghabiskan waktu bersama keluarga para korban. “Kekuatan keluarga-keluarga ini sungguh luar biasa,” tambahnya.

5. Bisa Melumpuhkan Separuh Ekonomi AS

5 Fakta Tragedi Jembatan Francis Scott Key di Baltimore

Foto/Reuters

Presiden Joe Biden, yang berbicara dari Gedung Putih, menjanjikan tanggapan federal yang besar terhadap keruntuhan tersebut, dan menekankan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hal itu merupakan tindakan yang disengaja.

Di pelabuhan, lalu lintas dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut otoritas transportasi Maryland.

Keruntuhan hampir pasti akan menciptakan mimpi buruk logistik selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, di sepanjang Pantai Timur, menutup lalu lintas kapal di Pelabuhan Baltimore dan mengganggu lalu lintas kargo dan komuter.
“Hilangnya jembatan ini akan menghancurkan seluruh wilayah, serta seluruh Pantai Timur,” kata Senator negara bagian Johnny Ray Salling.

Pelabuhan Baltimore juga merupakan pelabuhan besar AS yang tersibuk kesembilan dalam hal penanganan kargo asing dan nilai kargo asing, dan secara langsung bertanggung jawab atas lebih dari 15.000 lapangan kerja dan mendukung hampir 140.000 lebih lapangan kerja.

Pada Selasa malam, Kolonel Roland Butler, pengawas Kepolisian Negara Bagian Maryland, mengumumkan bahwa misi pencarian dan penyelamatan sedang dialihkan ke misi pencarian dan pemulihan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Acuhkan Pengumuman Gencatan...
Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon
Rekomendasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved