Mengapa Masa Muda yang Suram Memicu Penurunan Tingkat Kebahagiaan di AS dan Eropa?

Rabu, 20 Maret 2024 - 18:40 WIB
loading...
Mengapa Masa Muda yang...
Anak muda di AS dan Eropa Barat tidak merasa bahagia meskipun negaranya makmur. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Meningkatnya ketidakbahagiaan di kalangan generasi muda telah menyebabkan Amerika Serikat dan beberapa negara besar di Eropa Barat mengalami penurunan indeks kesejahteraan global. Namun, negara-negara Skandinavia tetap mempertahankan posisi mereka di posisi teratas.

Laporan tahunan Kebahagiaan Dunia, yang diluncurkan pada tahun 2012 untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan PBB, didasarkan pada data dari perusahaan riset pasar AS Gallup, yang dianalisis oleh tim global yang kini dipimpin oleh Universitas Oxford.

Masyarakat di 143 negara dan wilayah diminta untuk mengevaluasi kehidupan mereka dalam skala dari nol hingga 10, dengan angka 10 mewakili kehidupan terbaik mereka. Hasil dari tiga tahun terakhir dirata-ratakan untuk membuat peringkat.

Finlandia tetap berada di posisi teratas – dengan skor rata-rata 7,7 – diikuti oleh Denmark, Islandia, dan Swedia, sementara Afghanistan dan Lebanon berada di dua posisi terbawah, dengan skor masing-masing 1,7 dan 2,7.

Mengapa Masa Muda yang Suram Memicu Penurunan Tingkat Kebahagiaan di AS dan Eropa?

1. Kebahagiaan Tidak Berkorelasi dengan Kemakmuran Suatu Negara

Mengapa Masa Muda yang Suram Memicu Penurunan Tingkat Kebahagiaan di AS dan Eropa?

Foto/Reuters

Secara umum, pemeringkatan tersebut tidak berkorelasi dengan kemakmuran suatu negara, namun faktor-faktor lain seperti harapan hidup, ikatan sosial, kebebasan pribadi dan korupsi tampaknya juga mempengaruhi penilaian individu.

"Amerika Serikat keluar dari peringkat 20 besar untuk pertama kalinya, turun ke peringkat 23 dari peringkat 15 tahun lalu, karena penurunan kesejahteraan warga Amerika yang berusia di bawah 30 tahun," menurut laporan Universitas Oxford, dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved