Sipir Penjara Israel Dilaporkan Pukuli Tahanan Terkenal Palestina Marwan Barghouti
Rabu, 20 Maret 2024 - 11:34 WIB
loading...
Marwan Barghouti, tahanan paling terkenal Palestina yang juga petinggi Fatah, dilaporkan dipukuli sipir penjara Israel dengan pentungan. Foto/REUTERS
A
A
A
RAMALLAH - Marwan Barghouti, tahanan paling terkenal Palestina yang juga petinggi Fatah, dilaporkan telah dipukuli dengan pentungan oleh sipir penjara Israel.
Penyiksaan itu terjadi selama Barghouti dikurung sendirian di penjara Megiddo.
Keluarga Barghouti dan Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengatakan dia menderita luka serius akibat serangan itu dan meminta dukungan dari komunitas internasional.
Qadura Fares, kepala Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina, mengatakan kepada surat kabar Haaretz bahwa mereka khawatir dengan status kesehatan Barghouti yang kini berusia 65 tahun.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Rudal Houthi Tembus Sistem Pertahanan Misil Israel dan Hantam Eilat
“Kekhawatirannya adalah setelah 21 tahun dipenjara dia akan tiba-tiba meninggal dan mereka akan mengatakan hal itu terjadi karena alasan medis,” kata Fares, yang dilansir Rabu (20/3/2024).
Fares dan istri Barghouti, Fadwa, telah berkampanye untuk pembebasan Barghouti sejak sebelum perang Gaza saat ini, setelah bertemu dengan para pejabat di Mesir dan Yordania.
Penyiksaan itu terjadi selama Barghouti dikurung sendirian di penjara Megiddo.
Keluarga Barghouti dan Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengatakan dia menderita luka serius akibat serangan itu dan meminta dukungan dari komunitas internasional.
Qadura Fares, kepala Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina, mengatakan kepada surat kabar Haaretz bahwa mereka khawatir dengan status kesehatan Barghouti yang kini berusia 65 tahun.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Rudal Houthi Tembus Sistem Pertahanan Misil Israel dan Hantam Eilat
“Kekhawatirannya adalah setelah 21 tahun dipenjara dia akan tiba-tiba meninggal dan mereka akan mengatakan hal itu terjadi karena alasan medis,” kata Fares, yang dilansir Rabu (20/3/2024).
Fares dan istri Barghouti, Fadwa, telah berkampanye untuk pembebasan Barghouti sejak sebelum perang Gaza saat ini, setelah bertemu dengan para pejabat di Mesir dan Yordania.
Lihat Juga :