Meski Berstatus Negara Penjahat Perang, Mengapa Masih Banyak Warga Inggris Ingin Bermigrasi ke Israel?

Selasa, 19 Maret 2024 - 14:21 WIB
loading...
Meski Berstatus Negara...
Minat warga Inggris bermigrasi ke Israel makin tinggi. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Minat warga Inggris untuk bermigrasi ke Israel mengalami peningkatan tajam hingga 40%. Padahal, kondisi di Israel masih berperang melawan Hamas.

Itu ditunjukkan dengan London menjadi tuan rumah Pekan Raya Aliyah yang pertama dalam lima tahun terakhir. Israel mengklaim adanya peningkatan minat terhadap Aliyah di kalangan Yahudi Inggris.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Integrasi Israel Ofir Sofer, Duta Besar Israel untuk Inggris Tzipi Hotovely dan delegasi dari Jewish Agency. Para peserta menerima informasi tentang peluang imigrasi dan bantuan untuk berintegrasi ke Israel.

Menurut Jerusalem Post, Sofer menyambut para peserta dengan mengatakan, setelah pecahnya perang 'Pedang Besi', Israel telah melihat peningkatan minat untuk berimigrasi ke negara Yahudi. "Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, kami menyelenggarakan pameran ini di sini di London. Saya senang bertemu dengan banyak orang Yahudi yang ingin berimigrasi ke Negara Israel karena solidaritas dan keinginan untuk menyatakan dukungan terhadap negara tersebut selama perang," katanya.

Mengapa banyak warga Inggris memilih pindah ke Israel?

Sofer juga menyoroti komitmen Israel untuk membantu imigran baru. “Kami berupaya untuk mendorong imigrasi dan menyerap calon imigran dengan cara terbaik melalui program pembelajaran bahasa Ibrani, bantuan sewa di Negev dan Galilea, penempatan kerja, dan program untuk pelajar," ungkapnya.

Baca Juga: Bagaimana Strategi Perang Israel yang Picik Mengakibatkan Kerugian Politik dan Militer yang Besar?

Israel mengatakan mereka telah menyaksikan peningkatan sebesar 40 persen dalam jumlah imigran dari Inggris sejak awal tahun 2024.

Berdasarkan “Hukum Pengembalian” Israel, orang-orang Yahudi dan keturunan Yahudi mempunyai hak untuk pindah ke Israel dan memperoleh kewarganegaraan melalui sistem yang dikenal dengan menjadikan Aliyah sebagai bagian dari upaya negara pendudukan untuk meningkatkan populasi Yahudinya.

Namun, warga Palestina yang dipaksa keluar dari rumah mereka selama Nakba tahun 1948 dan sejak itu tidak diberikan hak yang sama, dan sebagian besar bahkan tidak dapat memasuki Israel untuk mengunjungi tanah mereka, apalagi menerima kewarganegaraan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved